Jurnal Indonesia — JAKARTA – Kedatangan Morgan Rogers ke Chelsea pada musim 2026/2027 dinilai sebagai bukti ambisi besar klub untuk bersaing memperebutkan semua gelar yang ada. Hal ini diungkapkan oleh rekan setimnya, Jamie Gittens, yang menyambut kehadiran pemain barunya tersebut.
Rogers didatangkan dari Aston Villa dengan mahar 117 juta paun (sekitar Rp 2,8 triliun), menjadikannya rekor transfer termahal untuk pemain asal Inggris. Kepindahan ini terjadi setelah Chelsea mengalami musim yang sulit di tahun sebelumnya, di mana mereka gagal di semua ajang, kehilangan Enzo Maresca, dan memecat Liam Rosenior.
Bersama Aston Villa, Morgan Rogers tampil gemilang musim lalu. Ia berhasil mencetak 14 gol dan memberikan 12 assist, yang turut membantu tim asuhan Unai Emery finis di posisi keempat klasemen dan memastikan satu tempat di Liga Champions.
“Kami ingin memenangkan segalanya, itulah ambisi kami, memenangkan Liga Premier, Piala FA, dan memenangkan apa pun yang kami ikuti,” ujar Gittens kepada Daily Mail. Ia menambahkan, “Datangnya pemain seperti Morgan Rogers diharapkan dapat meningkatkan standar untuk meraih gelar juara.”
Rogers dikabarkan akan ditempatkan sebagai winger utama di sisi kiri permainan Chelsea. Gittens sendiri merasa tertantang untuk bersaing dengan rekan barunya tersebut. Gittens, yang didatangkan dari Borussia Dortmund musim lalu, mengalami kesulitan untuk bersinar karena cedera hamstring yang dialaminya sejak Februari hingga akhir musim, membatasi penampilannya hanya 27 kali dengan satu gol dan lima assist.
“Saya merasa kondisi saya sudah 92 persen. Saya merasa jauh lebih baik, lebih percaya diri sekarang karena kondisi tubuh saya sudah membaik, otot paha belakang juga baik-baik saja, jadi saya menunggu musim dimulai,” ungkap Gittens. Ia menambahkan, “Saya berlatih setiap hari, di Portugal, Marbella, berlatih sekuat tenaga untuk mempersiapkan diri menghadapi musim ini. Itu sulit, karena ini adalah cedera otot pertama yang pernah saya alami. Saya belum pernah mengalami cedera otot paha belakang sebelumnya.”
Gittens mengakui bahwa awal perjalanannya di Chelsea penuh tantangan, terutama dengan cedera yang dialaminya. Namun, ia kini merasa lebih percaya diri dan siap untuk menunjukkan kemampuannya. “Ini adalah klub yang sangat besar. Saya ingin sukses di sini. Saya perlu menunjukkan kepada orang-orang apa yang bisa saya lakukan. Saya akan terus bekerja keras. Saya sudah menunjukkan sekilas kemampuannya, menurut saya. Sedikit demi sedikit. Tapi musim ini akan menjadi musim yang bagus,” pungkasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.