— Jose Mourinho menegaskan bahwa dirinya tidak merasakan tekanan untuk mempersembahkan gelar Liga Champions bagi Real Madrid di periode keduanya melatih klub tersebut. Koleksi trofi Liga Champions memang menjadi satu-satunya gelar mayor yang belum pernah diraihnya bersama Los Blancos.

Selama periode pertamanya melatih Real Madrid dari tahun 2010 hingga 2013, Mourinho berhasil membawa klub ibu kota Spanyol itu meraih gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Namun, kiprah El Real di Liga Champions selalu terhenti di babak semifinal.

Real Madrid sendiri terakhir kali merengkuh gelar Liga Champions pada musim 2021/2022, setelah sebelumnya juga selalu terjungkal di babak perempatfinal dalam beberapa musim terakhir.

Kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu memang memunculkan ekspektasi tinggi dari para penggemar untuk dapat kembali mengangkat trofi Si Kuping Besar. Meski demikian, Mourinho merasa tidak memiliki ‘utang’ pribadi untuk mengantar Madrid menjadi juara kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.

“Tidak, tidak, itu kan dua periode yang berbeda,” jawab Mourinho ketika ditanya apakah ia memiliki utang gelar Liga Champions dengan Real Madrid. “Ketika saya pergi di 2013, kami memenangi apa yang sudah kami menangi dan kehilangan apa yang hilang, dan kami sudah memberikan segala-galanya.”

“Dan ya, itu saja. Apa yang perlu saya lakukan sekarang tidak ada hubungannya dengan masa lalu,” tegas mantan juru taktik Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan AS Roma ini.

Mourinho kemudian membandingkan pencapaiannya dengan kondisi klub saat ia datang. “Di 2010, kami bahkan tidak mencapai perempatfinal Liga Champions dan sudah lama sekali tidak tampil di semifinal. Seakrang, kami memenangi enam Liga Champions selama satu dekade lebih sedikit,” cetus Jose Mourinho, seperti dilansir Reuters.

Real Madrid dijadwalkan akan langsung menghadapi ujian berat di laga perdana kompetisi Liga Champions musim ini. El Real dijadwalkan akan berhadapan dengan raksasa Serie A sekaligus juara bertahan, Inter Milan, pada Rabu (9/9) dini hari WIB.