Jurnal Indonesia — JAKARTA – Striker muda Real Madrid, Carlos Espi, menunjukkan potensi yang menjanjikan dengan dua kali menyelamatkan timnya dari kekalahan di Liga Spanyol melalui gol-gol krusial. Meskipun demikian, pemain berusia 21 tahun itu baru mencatatkan empat penampilan, seluruhnya sebagai pemain pengganti.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengaku senang dengan performa Espi. Namun, ia menilai kesempatan untuk menjadikan Espi sebagai starter masih sulit terwujud dalam waktu dekat. “Saya senang dengan Espi, dia lapar dan termotivasi,” ujar Mourinho, mengutip dari Marca.
Mourinho menjelaskan bahwa perannya sebagai starter masih terhalang oleh kehadiran striker lain yang dianggapnya luar biasa, yakni Kylian Mbappe. “Untuk jadi starter? Dia tahu kalau ada striker yang ‘tidak normal’ di sini,” sambungnya, merujuk pada Mbappe.
Pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa format permainan timnya, khususnya dalam skema 4-4-2, tidak memungkinkan untuk memainkan Espi dan Mbappe secara bersamaan sejak menit awal pertandingan. “Tidak mudah memainkan Espi dan Mbappe bersama di sistem 4-4-2,” jelasnya.
Di sisi lain, Espi sendiri tampaknya tidak mempermasalahkan perannya sebagai pemain cadangan. Pemain asal Spanyol itu menunjukkan sikap profesional dan siap bekerja keras untuk tim. “Saya terus mau membantu tim dengan cara apapun. Bisa berada di tim ini dengan dikelilingi pemain hebat pun rasanya luar biasa,” tuturnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.