Jurnal Indonesia — Real Madrid semakin tertinggal dari Barcelona dalam persaingan papan atas klasemen Liga Spanyol setelah menelan kekalahan pada Derby Madrid. Meskipun demikian, pelatih Jose Mourinho menyatakan timnya tidak perlu khawatir karena kompetisi masih sangat panjang.
Dalam pertandingan yang digelar Minggu (20/9/2026), Real Madrid dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah Atletico Madrid dengan skor akhir 1-2. Kekalahan ini semakin memperlebar jarak Madrid dengan pemuncak klasemen.
Madrid sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Atletico Madrid berhasil unggul melalui eksekusi penalti Alejandro Grimaldo dan gol dari Jonathan David. Meskipun sempat mendapatkan kartu merah untuk Dean Huijsen di awal babak kedua, Madrid baru berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Antonio Ruediger di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil ini membuat Real Madrid kini turun ke posisi empat klasemen sementara Liga Spanyol dengan mengoleksi 15 poin dari lima pertandingan yang telah dijalani. Los Blancos tertinggal enam poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen, dan satu angka dari Atletico Madrid yang menempati posisi kedua.
Menanggapi start timnya yang dinilai tidak ideal, Jose Mourinho mengakui bahwa timnya memang mengincar posisi teratas. Mourinho juga mengaitkan hasil minor timnya dengan sejumlah keputusan kontroversial wasit, termasuk dalam kekalahan melawan Atletico.
“Pastinya kami ingin di posisi pertama, bukan kedua, ketiga, keempat, atau kelima dan kami menginginkan lebih banyak angka daripada yang kami punya,” ungkap Mourinho seperti dikutip dari AS. “Sudah jelas, sudah jelas.”
Mourinho menekankan bahwa ini baru permulaan musim dan masih banyak pertandingan yang harus dijalani. “Namun, di situasi yang wajar — dan ini bukan tentang bagaimana awalnya, melainkan bagaimana akhirnya — di bawah situasi yang wajar… kita sedang membicarakan tentang akhir bulan September, ketika masih ada banyak pertandingan untuk dimainkan…” lanjutnya.
“Jika mereka tidak mengganggu kami, dengan tenang, dan membiarkan kami bersaing secara setara dengan semua tim, masih ada jalan yang panjang… masih panjang. Saya tidak mau terlalu jauh mengatakan bahwa kompetisi ini manipulasi. Tidak… tidak… Saya tidak mau memikirkan tentang hal itu,” keluh Jose Mourinho.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.