— Manchester United dilaporkan tengah mencari sumber pemasukan baru untuk mendongkrak kas klub. Salah satu langkah unik yang diambil adalah dengan menjual potongan rumput dari Stadion Old Trafford.

Dalam pengumuman resminya, MU menyatakan akan menjual potongan rumput ikonik dari markas mereka. Setiap potongan berukuran 7 x 7 cm tersebut akan dikemas dalam sebuah kubus kaca dan ditawarkan kepada penggemar dengan harga 125 paun, yang setara dengan sekitar Rp 2,9 jutaan, mengacu pada kurs 1 paun terhadap rupiah.

Ini merupakan kali pertama MU melakukan penjualan potongan rumput Old Trafford dalam kurun waktu 14 tahun terakhir. Pihak klub memastikan bahwa lapangan utama stadion tidak mengalami kerusakan permanen, karena proses penggalian rumput telah dilakukan sejak bulan Juli lalu dan rumput utama dikabarkan telah tumbuh kembali dengan kondisi sehat dan drainase yang tetap lancar.

Manchester United menyampaikan bahwa rumput tersebut telah menjadi saksi sejarah bagi banyak momen penting tim. “Kami telah menghabiskan hidup kami menonton tim United bermain di atasnya. Tim pria, tim wanita dan generasi berikutnya datang melalui Akademi kami. Semuanya telah terjadi di rumput suci itu. Menang dan kalah, keberhasilan dan kegagalan, titik tertinggi dan terendah. Kami sudah melihat semuanya. Sekarang, pendukung dapat memiliki sepotong lapangan itu,” demikian pernyataan resmi klub.

Langkah ini diambil MU di tengah pengumuman jumlah utang klub yang mencapai lebih dari 1 miliar paun, atau setara dengan Rp 23,7 triliun. Meskipun musim lalu MU mencatat rekor pendapatan sebesar 677,6 juta paun dengan laba operasi 22,6 juta paun, terdapat peningkatan signifikan pada biaya pengeluaran lain.

Biaya keuangan klub pada tahun ini melonjak hingga 69,6 juta paun, mengalami kenaikan 228,3 persen. Selain itu, Manchester United juga baru saja mengalokasikan dana sebesar 63,5 juta paun untuk pengembangan stadion baru mereka. Total utang klub secara keseluruhan masih berada di atas angka 1 miliar paun.