Nasional

Mudik dari Karawang ke Semarang: Dulu 20 Jam, Sekarang Cuma 4 Jam!

Ruas tol Bawen-Salatiga
Ilustrasi: Ruas tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kab. Semarang, Jawa Tengah. -- (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

Jurnalindonesia.co.id – Cerita lancarnya mudik di lebaran tahun ini banyak diungkapkan masyarakat di media sosial. Salah satunya oleh warga Karawang, Yuni Hantari. Dia mengaku selalu mudik tiap tahun ke Semarang, Jawa Tengah.

Mudik tahun ini dirasakannya berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang penuh dengan catatan kelam.

“Saya pernah dari Karawang jam 22.00 WIB malam. Sampai Cirebon jam 10.00 WIB pagi. Sampai Semarang baru jam 20.00 WIB,” kata Yuni kepada detikcom, Senin (11/6/2018).

Pengalaman buruk tersebut dia alami sebelum ada Jalan Tol Cipali. Tapi tahun ini dia mendapat pengalaman berbeda.

Baca juga: Kisah ‘Mudik Lancar Jaya’ Firman dan Keluarga ke Majalengka

Yuni mudik ke Semarang pada Jumat (8/6) lalu. Memulai perjalanan pada pukul 07.00 WIB pagi.

Yuni langsung meluncur via Jalan Tol Cipali dan dilanjutkan ke jalan tol arah Semarang. Di Kendal, ia keluar dari jalan tol karena masih perbaikan. Yuni memilih memakai jalan umum, bukan jalur tol fungsional. Dalam tempo 4,5 jam, ia sudah bisa sampai ke ibu kota Jawa Tengah itu.

“Empat setengah jam itu sudah termasuk istirahat. Saya berhenti di rest area Brebes Timur sekitar 20 menitan. Setelah itu, keluar Kendal berhenti di pom bensin sekitar 15 menit,” tutur pengusaha katering itu.

Pada mudik 2018 ini, dia lebih cepat dibanding tahun sebelumnya. Sebab, pada tahun sebelumnya, ia harus keluar dari jalan tol Brexit dan menyusuri Pantura. Bila keluar dari Brexit, Karawang-Semarang ditempuh dalam waktu 10 jam.

“Kalau biasanya kan tol sampai Brebes Timur saja. Yang paling parah macetnya di sepanjang Pemalang, Tegal, dan Pekalongan karena jalannya sempit, banyak pintu rel kereta api dan lampu merah itu,” cerita Yuni.

Jarak tempuh Karawang-Semarang bisa saja ditempuh lebih cepat. Asalkan tak berhenti dan memacu dengan kecepatan tinggi.

“Saya kan cewek, jadi bawa mobilnya juga nggak pakai ngebut. Nyetir sendiri,” ujarnya.

Mudik kian nyaman dan sampai kampung halaman pun makin bahagia.

Baca juga: Rekor Baru Mudik: Biasanya 16 Jam, Cikarang-Delanggu Hanya 6 Jam!

DETIKCOM

Loading...

Berita lainnya