Jurnal Indonesia — Elon Musk menyampaikan pandangannya bahwa uang konvensional bakal kehilangan relevansi di masa depan, dan menggantinya dengan “massa dan energi” sebagai dasar transaksi dan nilai.
Pernyataan itu muncul dalam rangka penjelasan Musk mengenai rencana pengembangan manufaktur di luar angkasa untuk mendukung komputasi kecerdasan buatan (AI). Ia menyoroti pemanfaatan energi Matahari dan fasilitas produksi di Bulan sebagai bagian dari visi tersebut.
Dalam serangkaian unggahan di X, Musk merespons pertanyaan tentang apakah orbit Bumi cukup untuk menangkap energi Matahari yang dibutuhkan bagi tujuan AI. Ia menyarankan pembangunan pabrik di Bulan untuk memproduksi panel surya dan radiator, yang kemudian diluncurkan ke luar angkasa menggunakan penggerak massa.
“Ini akan membutuhkan pembuatan panel surya & radiator di Bulan dan meluncurkannya ke luar angkasa dengan penggerak massa,” kata Musk, sebelum menambahkan, “Massa & energi akan menggantikan uang.”
Selain paparan teknis itu, Musk juga kembali menjadi sorotan karena posisinya sebagai orang terkaya di dunia menyusul keberhasilan IPO SpaceX dan reli saham perusahaan. Kenaikan valuasi perusahaan membuat kekayaan bersih Musk melampaui angka triliunan dolar, menurut keterangan yang disampaikan terkait transaksi pasar saham.
Ikuti Jurnal Indonesia
