— Manchester – Awal musim 2023/2024 tidak berjalan sesuai harapan bagi Manchester United. Perjalanan yang masih panjang untuk membangun tim yang solid diakui oleh legenda klub, Paul Scholes.

Setan Merah memulai kiprahnya di Premier League musim ini dengan hasil yang belum memuaskan. Dari empat pertandingan awal, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan dua kekalahan. Hasil ini membuat MU tertahan di peringkat 13 klasemen sementara Liga Inggris.

Kekalahan telak dari rival sekota, Manchester City, pada akhir pekan lalu semakin menggarisbawahi persoalan yang dihadapi tim. MU kesulitan memberikan perlawanan berarti bahkan ketika unggul jumlah pemain sejak menit ke-23 pertandingan.

Statistik mencatat tujuh gol telah dicetak oleh MU sejauh ini, namun tujuh gol pula bersarang di gawang mereka. Scholes mengingatkan bahwa performa inkonsisten ini seharusnya tidak terlalu mengejutkan, mengingat proyek pembangunan tim ini masih jauh dari tahap penyelesaian.

Menurut Scholes, Manchester United tampaknya menerapkan strategi pembangunan tim secara bertahap. Setelah fokus pada penguatan lini depan pada musim lalu, kini perhatian beralih ke sektor tengah. Ia berpendapat bahwa lini pertahanan baru akan menjadi prioritas pada tahun depan, itupun jika sektor-sektor lain sudah tertangani dengan baik.

“Saya rasa mereka melakukannya per bagian, itu yang terlihat. Mereka membereskan lini serang tahun lalu dan bagian itu tampak oke. Mereka mungkin masih butuh penyerang top, saya tak yakin seberapa yakin mereka dengan Sesko meski saya sudah merasa dia membaik,” kata Scholes dikutip Metro.

“Tampaknya mereka menggarap lini tengah tahun ini dan rasanya pertahanan akan dilakukan tahun depan. Pada saat ini, secara pertahanan, mereka akan selalu kebobolan dengan tim itu.”

Scholes menambahkan bahwa tim juara Premier League biasanya memiliki kiper kelas dunia. Ia mempertanyakan apakah Dean Henderson atau Tom Heaton dapat menjadi sosok kiper top yang dibutuhkan klub. “Lammens mungkin saja jadi sosok itu, entahlah, saya rasa itu belum bisa dipastikan. Setelah itu, baru Anda membangun dari lini pertahanan,” ujarnya.

Ia membandingkan dengan tim-tim sukses lainnya. “Bagaimana Arsenal memulai 3-4 tahun lalu, secara pertahanan mereka sudah sangat brilian. Anda butuh kiper kelas dunia juga. Anda ingat Liverpool dengan Alisson, tim-tim City dengan kipernya, Raya di Arsenal. Juga Man United dengan Peter Schmeichel dan Edwin van der Sar,” pungkasnya.