— Apple baru-baru ini menghapus dua aplikasi yang banyak dipakai warga Rusia dari App Store, memicu respons keras dari pejabat Moskow. Pemerintah setempat menganjurkan pengguna iPhone beralih ke perangkat Android agar tetap bisa memakai layanan tersebut.

Blokir itu berdampak pada VKontakte dan Max. VKontakte adalah platform media sosial yang populer di Rusia, sementara Max merupakan aplikasi pesan lokal yang menjadi alternatif bagi pengguna layanan sejenis. Meskipun pengguna yang sudah memasang aplikasi masih bisa mengaksesnya, Apple menonaktifkan fitur push notification sehingga fungsi aplikasi menjadi terbatas.

Waktu Pemblokiran

Menurut keterangan yang disampaikan pihak terkait, Max diblokir pada awal Juni, sedangkan VKontakte dihapus dari App Store pada 25 Juni. Langkah ini membuat VK Group dan pengguna meminta klarifikasi dari Apple.

Respons Pemerintah

Juru bicara pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, menuntut penjelasan atas keputusan Apple. Ia menyarankan solusi praktis bagi pengguna yang terdampak.

“Selalu ada solusi cepat. Beralihlah ke Android, beralihlah ke sistem kami, beralihlah ke layanan kami yang setara, dan terus gunakan layanan yang Anda sukai,” kata Peskov.

Keterangan Dari VK Group

VK Group menyatakan Apple menghapus aplikasi mereka dari App Store tanpa pemberitahuan atau penjelasan terlebih dahulu. Perusahaan itu menegaskan bahwa VK tidak dikenai sanksi dan menyebut penghapusan tersebut tidak beralasan.

VK Group juga mengatakan aplikasi mereka untuk platform Android tetap berfungsi normal, termasuk pembaruan dan notifikasi. Sebagai alternatif, aplikasi tersedia di beberapa toko aplikasi dan situs resmi milik mereka.