— Manchester – Pertandingan lanjutan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham berakhir dengan skor imbang 1-1, menyisakan perbedaan pandangan antara pelatih Michael Carrick dan penyerang Matheus Cunha mengenai performa tim. Hasil ini memperpanjang catatan inkonsistensi Setan Merah.

MU berhasil menyelamatkan satu poin dari Craven Cottage berkat gol balasan yang dicetak Cunha pada menit ke-89. Gol tersebut tercipta setelah Lisandro Martinez melakukan gol bunuh diri pada menit ke-63, yang membuat Fulham unggul lebih dulu. Laga ini sendiri berlangsung pada hari Minggu (20/9/2026).

Dengan tambahan satu poin, Manchester United kini tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara Liga Inggris dengan total lima poin. Mereka tertinggal sepuluh poin dari Manchester City yang memimpin klasemen. Selain itu, MU juga belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Matheus Cunha menyoroti performa Fulham yang dinilainya tampil lebih berenergi, terutama di babak kedua. Statistik dari The Guardian menunjukkan bahwa para pemain Fulham berlari rata-rata 6,6 kilometer lebih jauh dibandingkan pemain Manchester United dalam pertandingan tersebut. “Di awal babak kedua, Fulham mengerahkan lebih banyak energi dibandingkan kami dan kami tidak bisa menerima hal ini,” ujar Cunha usai pertandingan.

Namun, pandangan Cunha tidak sepenuhnya disetujui oleh Michael Carrick. Sang pelatih justru melihat gol balasan di pengujung laga sebagai bukti semangat juang tanpa henti dari para pemainnya. “Saya tidak beranggapan begitu. Cara kami mengakhiri laga… bagi saya, kesannya tidak seperti itu. Saya cukup puas dengan cara kami mengakhiri laga. Kami terus menekan. Menurut saya, itu bukan masalah,” jawab Carrick.

Carrick menambahkan, respons tim setelah tertinggal gol sangat memuaskan. Ia memuji cara para pemain berusaha bangkit, tetap berpegang pada rencana permainan, menjaga kesabaran, dan mempertahankan tujuan yang jelas. “Kami mengakhiri laga dengan catatan positif; ini adalah langkah kecil bagi kami… namun tanpa bermaksud jemawa, ini adalah langkah bagus. Kami datang dengan target meraih tiga poin, tetapi setidaknya kami membawa pulang sesuatu yang bisa menjadi modal untuk melangkah ke depan.”

Meskipun demikian, Carrick mengakui bahwa ada aspek yang perlu diperbaiki. “Sejauh musim ini berjalan, perbedaan kecil dalam laga yang membuat hasil akhir tidak memihak kami. Saya tahu kami bisa tampil lebih baik; ada hal-hal tertentu yang perlu kami perbaiki. Namun, saya tak merasa putus asa atau berkecil hati karena kami menunjukkan tanda-tanda menjanjikan,” tegas Carrick.

Manchester United dijadwalkan akan kembali bertanding dengan menjamu tim juru kunci Tottenham Hotspur pada 10 Oktober mendatang. Tiga hari berselang, mereka akan bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions.