Mancanegara

Polisi Turki Tangkap Ilmuwan Harun Yahya dan Ratusan Pengikutnya atas Tuduhan Ini

Adnan Oktar atau Harun Yahya
Adnan Oktar atau Harun Yahya ditangkap polisi dalam penggerebekan yang dilakukan di kediamannya di kawasan Cengelkoy, sisi Asia kota Istanbul. (Foto: hurriyetdailynews.com)

Jurnalindonesia.co.id – Ilmuwan dan penulis muslim terkenal asal Turki, Adnan Oktar atau yang lebih dikenal sebagai Harun Yahya, ditangkap bersama ratusan pengikutnya.

Ilmuwan yang kerap tampil di televisi lokal itu ditangkap kepolisian Turki atas sejumlah tuduhan kriminal, antara lain membentuk geng kriminal dan melakukan penipuan serta penganiayaan seksual.

Sebagaimana dikabarkan Hurriyet Daily News, Rabu (11/7/2018), Kepolisian Istanbul dalam pernyataannya menyebut penangkapan Oktar dilakukan dalam penggerebekan yang digelar serentak di lima provinsi. Penggerebekan dilakukan pada Rabu (11/7) waktu setempat.

Salah satu penggerebekan dilakukan di kediaman Oktar di kawasan Cengelkoy, sisi Asia kota Istanbul. Oktar bersama para pengawalnya ditangkap di kediamannya. Saat penangkapan dilakukan, pengawal Oktar sempat melakukan perlawanan terhadap polisi. Dilaporkan media Turki lainnya, Daily Sabah, Oktar sempat berusaha kabur.

Dalam penggerebekan tersebut polisi menyita sebuah magasin senjata api, pelindung tubuh, dan kendaraan lapis baja dari rumah Oktar.

Adnan Oktar atau Harun Yahya

Adnan Oktar atau Harun Yahya ditangkap polisi dalam penggerebekan yang dilakukan di kediamannya di kawasan Cengelkoy, sisi Asia kota Istanbul. (Foto: Anadolu Agency)

Oktar, menurut kantor berita Turki, Anadolu Agency, Rabu (11/7/2018), masuk dalam daftar orang paling dicari oleh Departemen Pemberantasan Kejahatan Finansial Kepolisian Istanbul.

Selain Oktar, sedikitnya 235 pengikutnya juga masuk dalam daftar yang akan ditangkap polisi. Sebelumnya diberitakan sebanyak 235 pengikut Oktar telah ditangkap polisi. Namun belakangan kepolisian Istanbul menyebut bahwa sejauh ini, 166 orang telah ditangkap dan sisanya masih dalam pengejaran.

Ratusan orang yang ditangkap polisi itu dicurigai terlibat dalam ‘geng’ yang dibentuk Oktar. Sejumlah media Turki menyebut geng Oktar sebagai kultus atau sekte yang mencuci otak para anggotanya.

Anadolu Agency bahkan melaporkan bahwa geng Oktar dituduh melakukan banyak tindak kriminal, mulai dari membentuk organisasi dengan niat jahat, melakukan kejahatan seksual anak, melakukan hubungan intim dengan anak di bawah umur, melakukan penculikan, menyekap anak di bawah umur, hingga melanggar aturan hukum soal pajak dan melanggar undang-undang antiteror.

Adnan Oktar atau Harun Yahya

Adnan Oktar atau Harun Yahya. (Foto: Foto: azernews.az)

Sebelumnya pada Februari lalu, program televisi yang dibawakan Oktar ditangguhkan otoritas pengawas pertelevisian Turki. Program itu mencampurkan pembahasan keagamaan dengan tarian. Otoritas pengawas pertelevisian menyebut program itu melanggar kesetaraan gender dan hak-hak wanita.

Oktar memiliki saluran televisi sendiri bernama A9. Dalam program talk show yang dibawakannya, seringkali Oktar membahas nilai-nilai Islam dan terkadang menari dengan wanita-wanita muda yang disebutnya ‘kittens‘ serta bernyanyi dengan pria-pria muda yang disebutnya ‘lions‘.

Pada 2006, Oktar menulis buku berjudul ‘Atlas of Creation‘ dengan nama samaran Harun Yahya. Isi buku itu berargumen menyebut teori evolusi Darwin sebagai akar terorisme global.

Sejauh ini Oktar telah menulis lebih dari 300 buku, yang diterjemahkan ke dalam 37 bahasa.

Loading...

Tulis pendapat anda