Jurnal Indonesia — Bogor – Polres Bogor menggelar Tactical Floor Game (TFG) sebagai bagian dari persiapan matang pengamanan pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia melawan Kamboja. Laga ini merupakan bagian dari turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 yang akan diselenggarakan di Stadion Pakansari. Simulasi taktis ini dilaksanakan setelah apel kesiapan pengamanan yang berlangsung di halaman Mapolres Bogor.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa TFG merupakan momen krusial untuk merancang, memetakan, dan menyimulasikan seluruh skenario pengamanan secara detail. Simulasi dilakukan di atas peta tata letak kawasan Stadion Pakansari yang mencakup berbagai zonasi penting.
“Peta berukuran besar yang membentang di lapangan tersebut memuat seluruh zonasi, mulai dari pintu masuk ring 1 hingga ring 3, plaza utara dan selatan, tribun penonton, titik penyekatan lalu lintas, hingga kantong-kantong parkir kendaraan,” kata AKBP Wikha dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Simulasi TFG dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan pengamanan. Tujuannya adalah memberikan gambaran visual dan taktikal yang presisi kepada para perwira pengendali serta unsur pimpinan BKO lintas instansi. Melalui TFG, setiap komandan lapangan mendapatkan pemahaman utuh mengenai pola pergerakan personel, jalur evakuasi darurat, skema pengalihan arus lalu lintas di kawasan Cibinong, dan langkah penanganan cepat jika terjadi gangguan keamanan di area stadion yang berkapasitas 30.857 penonton tersebut.
“Penekanan simulasi taktis ini disiagakan untuk mengawal ketat antusiasme ribuan suporter pada ajang internasional ASEAN Hyundai Cup 2026,” ucap AKBP Wikha.
Terkait penjualan tiket, data per pukul 11.05 WIB hari ini mencatat sebanyak 9.014 tiket telah terjual untuk laga perdana Timnas Indonesia melawan Kamboja, yang didukung program seat filling 9.000 penonton. Sementara itu, untuk laga kedua melawan Vietnam, sudah terjual 8.140 tiket.
Pelaksanaan pengamanan akan melibatkan kekuatan penuh sebanyak 1.097 personel gabungan. Rinciannya, 572 personel dari Polres Bogor, 297 personel BKO Polda/Mabes, serta 228 personel BKO instansi sektoral dari Kodim 0621, Denpom, Dishub, Satpol PP, dan Gartap.
AKBP Wikha menegaskan bahwa TFG menjadi kunci utama untuk menyamakan persepsi dan cara bertindak seluruh personel di lapangan. Ia memastikan seluruh petugas tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memahami tugas, fungsi, dan jalur koordinasi masing-masing demi menjamin laga internasional di Stadion Pakansari berjalan aman, tertib, lancar, dan humanis.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.