— Townsville – Tim nasional Brasil harus puas bermain imbang 1-1 melawan Australia dalam pertandingan uji coba yang digelar di North Queensland Stadium, Jumat (25/9) malam waktu lokal. Gol penyeimbang dicetak oleh Rayan di menit-menit akhir pertandingan, menggagalkan kemenangan tuan rumah.

Brasil sebenarnya sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol Estevao. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan Bruno Guimaraes terhadap Harry Souttar dalam proses terciptanya gol.

Memasuki babak kedua, Australia berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-68. Tendangan bebas yang dieksekusi oleh Nestory Irankunda berhasil merobek jala gawang kiper Hugo Souza, mengarah ke sudut kiri. Gol ini tercipta setelah Douglas Luiz melanggar Paul Okon-Engstler.

Saat kemenangan Australia tampak di depan mata, Rayan muncul sebagai pahlawan Brasil. Tandukannya menyambut sepak pojok yang dilepaskan Raphinha pada menit ke-90+5 berhasil merubah kedudukan menjadi 1-1, dan skor ini bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Australia atas Brasil dalam beberapa dekade terakhir. Pertemuan terakhir yang dimenangkan Australia adalah pada perebutan tempat ketiga Piala Konfederasi 2001, di mana Shaun Murphy mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0.

Secara keseluruhan, dari sembilan pertemuan yang tercatat oleh 11v11, Australia hanya mampu meraih satu kemenangan atas Brasil. Enam laga lainnya dimenangkan oleh Brasil, sementara dua pertandingan berakhir imbang, termasuk laga uji coba kali ini.

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menyatakan rasa puasnya dengan reaksi tim meski tidak meraih kemenangan. “Rasanya tidak seperti kekalahan karena hasilnya imbang, tetapi menurut saya tim sebenarnya bisa menang; kami memiliki sejumlah peluang. Bermain di lapangan ini memang sulit, dan harus diakui bahwa tim bereaksi dengan baik setelah kebobolan,” ujar Ancelotti.

Ia menambahkan bahwa hasil imbang tersebut dianggap adil dan merupakan bagian dari proses pengembangan tim. “Pada akhirnya, hasil imbang ini adil. Kami harus bersabar karena ini adalah ujian yang perlu kami jalani—memberikan kesempatan kepada pemain yang jarang bermain dan terus melangkah maju—mengingat ini adalah sebuah ujian dan pertandingan berikutnya pun akan menjadi ujian tersendiri,” tuturnya.

Kedua tim dijadwalkan akan kembali berhadapan pada 29 September mendatang. Kali ini, pertandingan akan digelar di Lang Park, Brisbane, pukul 17.00 WIB.