— Saga transfer Yan Diomande akhirnya menemui titik terang setelah Real Madrid dikabarkan mencapai kesepakatan dengan RB Leipzig untuk mendatangkan winger muda tersebut. Kesepakatan ini dicapai setelah Real Madrid mengajukan tawaran yang akhirnya diterima oleh pihak Leipzig.

Menurut laporan dari Fabrizio Romano, seorang spesialis transfer, Real Madrid dan RB Leipzig telah resmi mencapai kesepakatan mengenai Diomande. Tawaran dari Los Blancos akhirnya diterima oleh klub asal Jerman tersebut. Kabarnya, Madrid menyodorkan proposal transfer yang nilainya melebihi 100 juta Euro atau sekitar Rp 2 triliun. Yan Diomande kini hanya tinggal menjalani tes medis dan menandatangani kontrak di Santiago Bernabeu.

Yan Diomande telah menjadi properti panas di bursa transfer musim ini. Winger berusia 19 tahun tersebut menjadi incaran banyak klub raksasa Eropa. Diomande berhasil mencetak 13 gol untuk Leipzig musim lalu. Performanya juga bersinar di Piala Dunia 2026, di mana ia membantu Pantai Gading lolos ke babak 16 besar.

Sebelum Real Madrid menunjukkan minat serius, Paris Saint-Germain dan Liverpool juga telah mengejar Diomande. Kedua klub tersebut sempat bersaing ketat untuk mendapatkan tanda tangannya. PSG bahkan sempat berada di posisi terdepan dalam perburuan setelah kesepakatan verbal tercapai dengan pemain. Namun, PSG mengalami kebuntuan dalam negosiasi harga dengan Leipzig.

Situasi alot ini kemudian dimanfaatkan oleh Real Madrid. Meskipun demikian, tawaran pertama dari raksasa La Liga tersebut sempat ditolak oleh Leipzig. Real Madrid awalnya menawar Yan Diomande senilai 100 juta Euro atau setara Rp 2 triliun, namun Leipzig langsung menolaknya.

Madrid tidak menyerah dan mengajukan penawaran baru. Hasilnya, Leipzig akhirnya luluh dan siap melepas winger mudanya tersebut. Diomande sendiri dikabarkan sudah tertarik untuk pindah ke Madrid. Tim asuhan Jose Mourinho tersebut kini hanya tinggal menunggu kedatangan pemain asal Pantai Gading itu.

Sementara itu, PSG disebut telah benar-benar mundur dari perburuan Yan Diomande. Raksasa Ligue 1 tersebut enggan mengeluarkan dana besar demi menjaga keseimbangan finansialnya.