Jurnal Indonesia — JAKARTA – Real Madrid menunjukkan pergerakan yang sigap dan ambisius di bursa transfer musim panas kali ini. Langkah ini diambil setelah klub berjuluk Los Blancos tersebut mengalami dua musim yang relatif sepi trofi.
Sejauh ini, Real Madrid telah berhasil mendatangkan empat pemain baru. Keempat pemain tersebut adalah Marc Cucurella, Ibrahima Konate, Bernardo Silva, dan Denzel Dumfries. Namun, manuver klub yang dipimpin oleh Florentino Perez ini tampaknya belum akan berhenti.
Terdapat laporan yang menyebutkan bahwa Madrid telah mencapai kesepakatan jual-beli dengan RB Leipzig untuk merekrut winger muda berbakat, Yan Diomande. Pemain berusia 19 tahun ini menjadi incaran banyak klub top Eropa, termasuk Liverpool dan Paris Saint-Germain.
Dalam perburuan Diomande, Madrid berhasil mengungguli klub-klub besar lainnya. Paris Saint-Germain dilaporkan memilih untuk mundur dari persaingan karena enggan terlibat dalam perang harga. Madrid, sebaliknya, terus maju dan dikabarkan siap membayar lebih dari 100 juta Euro untuk mendapatkan tanda tangan pemain muda tersebut.
Kedatangan Diomande diprediksi akan menambah kekuatan bagi skuad asuhan Jose Mourinho, yang baru saja ditunjuk kembali sebagai pelatih. Pergerakan agresif Madrid di bursa transfer ini merupakan respons terhadap performa tim yang dinilai kurang kompetitif dalam dua musim terakhir.
Selama periode tersebut, Real Madrid hanya mampu meraih Piala Super Spanyol dan Piala Interkontinental. Masa paceklik gelar ini juga diwarnai dengan pergantian tiga pelatih, yaitu Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, dan Alvaro Arbeloa.
Perekrutan besar-besaran di musim panas ini juga menandai berakhirnya era ‘hemat’ yang diterapkan oleh Real Madrid. Dalam dua musim terakhir, klub ini cenderung tidak merekrut banyak pemain berprofil tinggi, kecuali Kylian Mbappe dan Trent Alexander-Arnold, yang bahkan didatangkan secara cuma-cuma.
Fokus utama dalam dua musim terakhir lebih diarahkan pada perekrutan pemain muda seperti Endrick, Dean Huijsen, Alvaro Carreras, dan Franco Mastantuono. Para pemain muda ini dipersiapkan untuk regenerasi tim yang sebelumnya sangat bergantung pada pemain-pemain senior. Pertanyaan besar kini muncul, akankah strategi perekrutan besar-besaran di musim panas ini akan berujung manis bagi Real Madrid di musim mendatang?
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.