— Tottenham Hotspur mengalami awal musim yang sulit di Liga Inggris, terpuruk di papan bawah klasemen tanpa mencetak satu gol pun dalam empat pertandingan pembuka. Namun, manajer Roberto De Zerbi menyatakan bahwa ia tidak merasa panik menghadapi situasi ini.

Dalam pertandingan terbaru, Tottenham Hotspur harus puas bermain imbang 0-0 melawan Everton pada Sabtu (12/9) malam WIB. Hasil ini menambah catatan buruk Spurs yang belum berhasil mencetak gol di empat laga awal musim ini. Sebelumnya, mereka menelan kekalahan 0-3 dari Brentford, 0-2 dari Newcastle, serta imbang 0-0 melawan Nottingham Forest dan Everton.

Performa yang kurang memuaskan ini terjadi meski Tottenham Hotspur telah menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan pemain baru, dengan total belanja mencapai 334 juta Pounds atau sekitar Rp 7,9 triliun. Akibatnya, Spurs saat ini menduduki peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Inggris.

Menanggapi kondisi tim, Roberto De Zerbi menegaskan ketenangannya. “Situasi ini tidaklah berat. Momen yang berat terjadi musim lalu di Sunderland, saat kami berjuang menghindari degradasi,” ujarnya dilansir dari BBC. Ia menambahkan, “Situasi saat ini memang tidak biasa, namun ini adalah salah satu momen dalam sepakbola ketika Anda sedang membangun tim dan memulainya dengan terlambat.”

Roberto De Zerbi mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan terpuruknya Tottenham Hotspur di awal musim ini. Di antaranya adalah banyaknya pemain yang mengalami cedera, pemain yang baru kembali dari tugas internasional di Piala Dunia, serta minimnya waktu persiapan yang dimiliki tim.

“Kami terlambat memulai persiapan dan menghadapi banyak kendala dalam skuad, mulai dari pemain yang baru kembali dari Piala Dunia dan masalah cedera, hingga situasi bursa transfer tidak bisa kami kontrol,” jelasnya. Ia menambahkan, “Kini kami sedang bekerja keras. Kami baru mulai berlatih dengan skuad lengkap sepuluh hari yang lalu.”

“Begitulah sepakbola,” pungkasnya singkat.

Selanjutnya, Tottenham akan menghadapi Aston Villa pada 19 September dalam lanjutan Liga Inggris sebelum jeda internasional. Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi Spurs untuk bangkit dari keterpurukan mereka.