Jurnal Indonesia — Cristiano Ronaldo mengalami nasib apes saat membela Timnas Portugal menghadapi Wales dalam lanjutan UEFA Nations League. Kapten Portugal tersebut gagal memanfaatkan peluang emas dan gol yang sempat ia cetak dianulir oleh wasit setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR).
Pertandingan yang digelar di Estadio Jose Alvalade pada Jumat (25/9/2026) dini hari WIB ini berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah 1-0. Gol tunggal kemenangan Portugal dicetak oleh Joao Felix pada menit ke-22, memanfaatkan assist dari Bruno Fernandes.
Portugal sejatinya memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan di awal babak kedua. Berawal dari umpan tarik Ruben Neves dari sisi kanan serangan, bola disodorkan ke arah Cristiano Ronaldo yang berada di dalam kotak penalti. Sayangnya, percobaan tap-in Ronaldo dari jarak dekat justru melenceng dari sasaran.
Sepuluh menit berselang, Ronaldo berhasil menceploskan bola ke gawang Wales setelah menerima umpan terobosan dari Bruno Fernandes. Ia pun melakukan selebrasi khasnya, namun kebahagiaannya tak berlangsung lama. VAR kemudian melakukan tinjauan ulang dan memutuskan gol tersebut tidak sah karena Ronaldo berada dalam posisi offside saat menerima bola.
Ronaldo kemudian ditarik keluar pada menit ke-67 dan digantikan oleh Goncalo Ramos. Selama pertandingan, CR7 tercatat melepaskan tujuh tembakan percobaan, dua di antaranya mengarah ke gawang, serta sekali membuang peluang emas dan tiga kali terjebak offside.
Pelatih Portugal, Jorge Jesus, menjelaskan keputusannya mengganti Ronaldo dengan Ramos. Ia mengaku membutuhkan tenaga baru untuk meningkatkan intensitas pressing dan pertahanan tim di sisa pertandingan.
“Itulah yang ditentukan oleh jalannya pertandingan. Tersisa 25 menit, saya membutuhkan pemain baru untuk melakukan pressing,” ujar Jesus, seperti dilansir dari A Bola. “Dia mungkin tidak memiliki kualitas teknik seperti Cristiano, tetapi saya tahu Goncalo akan memberi kami kecepatan bertahan. Itulah yang dia lakukan. Saya senang dengan tim,” tambahnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.