Jurnal Indonesia — Cristiano Ronaldo bereaksi singkat namun menyentuh setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026. Tak lama setelah kekalahan 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar, megabintang itu memposting pesan dua kata: “Portugal Sempre”—yang berarti “Portugal Selalu”—di akun X dan Instagram miliknya.
Unggahan itu menjadi respons pertama Ronaldo pasca-laga, yang diputuskan oleh gol telat Mikel Merino. Dalam momen kepergian dari lapangan, Ronaldo tampak menahan emosi.
Caption sederhana tersebut disertai dua foto yang memuat nuansa kuat. Foto pertama menunjukkan Ronaldo mengenakan jersey timnas Portugal dengan tatapan serius ke arah lapangan, menonjolkan sikap tegas dan keterikatan terhadap tim.
Foto kedua menampilkan seluruh pemain Portugal berdiri melingkar dan saling merangkul, kepala menunduk—potret kebersamaan dan kekecewaan tim setelah perjuangan mereka di Piala Dunia berakhir.
Reaksi Warganet
Unggahan Ronaldo segera mendapatkan jutaan tampilan, ratusan ribu tanda suka, serta ribuan komentar dari penggemar dan pengamat sepak bola.
Sejumlah pengguna memberi dukungan dan menyebut Ronaldo tetap sebagai sosok legendaris. “Terima kasih atas semua yang telah Anda lakukan. Anda akan selalu dikenang,” tulis @__Ephraimatic.
Pengguna lain menulis, “Kamu lebih besar dari Piala Dunia, Piala Dunia ini akan membawa banyak perubahan dalam sejarah sepak bola,” menurut @ebuka_ibea73542.
“Cristiano Ronaldo… Anda akan tetap menjadi pemain terhebat dalam sejarah sepak bola, terlepas dari apakah orang menyukainya atau tidak, dan terlepas dari apakah mereka menerimanya atau tidak,” komentar @Alqeeran.
Beberapa penggemar memuji sikap fair play. “Kalah dengan terhormat lebih baik daripada menang dengan curang. Hormat, Ronaldo.🐐,” tulis @faizannriaz.
Ada pula yang memberi pujian panjang: “Tak ada trofi yang bisa mendefinisikan kehebatanmu, kau mengubah sepak bola selamanya dan menginspirasi seluruh generasi. Terima kasih, Cristiano. Selamanya idolaku,” ujar @@DiianaD___.
Tidak semua komentar bernada positif. Beberapa pengguna mengkritik dan menyarankan langkah berbeda untuk masa depan Ronaldo di tim nasional. “Pensiunlah, tunjukkan sedikit harga diri dan tinggalkan tim nasional, keserakahanmu telah lebih banyak merugikan daripada menguntungkan tim nasional Portugal,” tulis @NellyGist.
Sebelumnya Ronaldo sempat memberi isyarat bahwa Piala Dunia 2026 kemungkinan merupakan penampilan terakhirnya di turnamen tersebut. Ia belum memastikan apakah akan segera mengakhiri kiprah bersama timnas.
Terlepas dari keputusan yang akan diambil, warisan Ronaldo bersama timnas Portugal tetap tercatat: ia masih pemegang rekor pencetak gol terbanyak untuk negara itu dan salah satu pemain kunci saat Portugal meraih gelar internasional pertama melalui Euro 2016.
Bagi banyak penggemar, dua kata “Portugal Sempre” bukan sekadar caption—melainkan simbol kecintaan dan kesetiaan sang pemain kepada negaranya meski impian meraih trofi Piala Dunia belum tercapai.
Ikuti Jurnal Indonesia
