Jurnal Indonesia — Brussels – Masa tugas Rudi Garcia sebagai pelatih Tim Nasional Belgia telah resmi berakhir. Garcia memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah kontraknya rampung menyusul gelaran Piala Dunia 2026.
Garcia ditunjuk sebagai nakhoda timnas Belgia pada Februari 2025. Di bawah kepemimpinannya, Belgia berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2026. Keberhasilan ini menjadi catatan positif setelah tim sempat tampil kurang memuaskan di bawah pelatih sebelumnya, Domenico Todesco.
Perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026 di bawah Garcia terbilang impresif. Tim berhasil melaju hingga babak perempat final sebelum akhirnya terhenti langkahnya usai kalah tipis 1-2 dari Spanyol. Di fase grup, Belgia keluar sebagai juara grup dengan lima poin, berkat hasil imbang melawan Mesir dan Iran, serta kemenangan telak 5-1 atas Selandia Baru.
Timnas Belgia menunjukkan performa ofensif yang kuat di fase grup, mencetak total 12 gol dalam tiga pertandingan. Momentum positif berlanjut di babak gugur, di mana mereka sukses melakukan comeback untuk mengalahkan Senegal 3-2 di babak 32 besar, sebelum kemudian membantai tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 4-1 di babak 16 besar.
Selama membesut Belgia dalam 20 pertandingan, Garcia mencatatkan rekor yang patut diapresiasi, dengan 12 kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya menelan dua kekalahan. “Saya ingin berterima kasih kepada tim yang berisikan pemain fantastis, dan saya mendoakan yang terbaik untuk kesuksesan Belgia dalam melanjutkan periode transisi yang sudah saya mulai dengan rasa bahagia,” ujar Garcia seperti dikutip Reuters.
Ikuti Jurnal Indonesia
