Daerah, Jawa Tengah, Politik

Sandiaga Uno: Revolusi Putih di Jakarta Sudah Berdampak di Jateng

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno.
Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno.

Jurnalindonesia.co.id – Sandiaga Uno mengaku menerima banyak asiprasi warga saat terjun kampanye di Jawa Tengah mendampingi calon gubernur Sudirman Said. Salah satunya soal program revolusi putih yang dicanangkan Gerindra.

“Tadi saya baru dari sentra sapi perah, melihat bahwa kegiatan revolusi putih di Jakarta sudah berdampak di Jawa Tengah. Harga susu murni mulai meningkat di Jawa Tengah. Jadi ini yang kita tangkap dari aspirasi masyarakat,” kata Sandiaga di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Menurut Sandiaga, aspirasi masyarakat yang dia dapatkan dari kampanyenya ke berbagai daerah itu akan disampaikan ke Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo, kata Sandi, ingin mengetahui aspirasi masyarakat kalangan bawah.

“Pak Prabowo ingin mendengar langsung dari masyarakat. Bukan hanya terkooptasi apa yang elit sampaikan, tapi apa yang masyarakat langsung sampaikan kepada kita,” ujarnya.

Diketahui, salah satu program yang digagas Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam memimpin DKI Jakarta adalah Revolusi Putih. Revolusi Putih juga menjadi salah satu program unggulan Prabowo Subianto sejak 2009 lalu.

Sejak dilantik sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2017 lalu, Sandiaga rutin melaporkan hasil program ini ke Prabowo. Menurut Sandi, Revolusi Putih penting untuk mencetak generasi berdaya saing.

“Saya juga laporkan rutin kepada Pak Prabowo sebagai yang punya gerakan. Hal ini demi mencetak generasi yang berdaya saing,” kata Sandi saat mengisi seminar Fraksi Gerindra bertajuk ‘Revolusi Putih untuk Generasi Bangsa yang Sehat dan Berprestasi’ di Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Loading...

“Ini (Revolusi Putih) program yang sudah kita coba jalankan di DKI. Di DKI sendiri sudah mulai berjalan dengan KJP dengan tambahan fasilitas susu dan ikan kembung,” imbuhnya.

Dalam halaman Facebooknya pada Oktober 2017 lalu, Prabowo menjelaskan Revolusi Putih adalah pemikirannya dan Partai Gerindra untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat. Salah satu caranya menjadikan susu sebagai konsumsi rakyat Indonesia setiap hari. Kata ‘putih’ dalam Revolusi Putih identik dengan warna susu.

Menurut Gerindra, untuk kawasan Asia Tenggara saja, Indonesia berada di posisi terbawah dalam hal konsumsi susu. Karena itu, Gerindra mendorong dijalankannya Revolusi Putih di berbagai daerah di Indonesia.

Pada Februari 2018 program ini ditambah susu serta ikan. “Jadi kami sekarang, kami fokus program kebijakan pemerintah untuk meningkatkan asupan protein di kalangan masyarakat khususnya menengah ke bawah,” kata Sandiaga, Rabu (7/2/2018).

Di kesempatan berbeda Sandi tak mau menyebut program pemberian subsidi untuk susu sebagai Revolusi Putih. Menurutnya, penyebutan tersebut bernuansa politis.

“Jangan dipolitisir. Karena kalau dibilang Revolusi Putih itu nanti masuknya ke politik,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jumat (24/11/2017).

Loading...

Tulis pendapat anda