Kriminal

Seminggu MH Thamrin Dibuka, 800 Lebih Pemotor Ditilang dan Kemacetan Naik 35%

Jl. MH Thamrin Jakarta
Jl. MH Thamrin Jakarta

Jurnalindonesia.co.id – Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra mengugkapkan, sejak diizinkannya kembali sepeda motor melintas di ruas jalan MH Thamrin, terjadi peningkatan kemacetan sebesar 35 persen.

Selain itu tercatat sebanyak 812 pengendara roda dua kena tilang, sebagian besar dikarenakan keluar dari jalur khusus sepeda motor di wilayah tersebut.

“812 motor kita tilang, 583 SIM disita, dan 229 STNK,” ujar Halim di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Baca: Dirlantas Polda Metro Sayangkan Pembebasan Kembali Motor di Thamrin

Ditlantas Polda Metro Jaya mengaku akan kembali menggencarkan sosialisasi mengingat masih banyaknya pengendara yang tertilang di jalur kuning tersebut.

Halim menambahkan, semenjak diberlakukan jalur khusus, kemacetan justru bertambah.

“Di rilis Dishub kemarin sekitar 35 persen peningkatan kemacetan Thamrin,” ujar Halim.

Diketahui, dibukanya kembali ruas jalan MH Thamrin sejak Mahkamah Agung (MA) memutuskan untuk membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 Tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor yang dibuat di era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dan terhitung sejak 10 Januari 2017, sepeda motor sudah mulai dapat melintas Jalan MH Thamrin.

Dan untuk menciptakan ketertiban dalam berlalu lintas di ruas jalan tersebut, kemudian Pemprov DKI membuat lajur khusus untuk sepeda motor, yang mana sepeda motor tidak boleh keluar dari jalur tersebut.

Baca: Pergub Larangan Motor Dicabut, DPRD DKI: Jalan Thamrin Jelas Akan Semrawut

Berita lainnya