— JAKARTA – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menolak menjadikan badai cedera yang melanda timnya sebagai alasan untuk tidak menampilkan performa terbaik. Ia berpendapat bahwa absennya pemain kunci seharusnya menjadi momentum bagi pemain lain untuk menunjukkan kapasitasnya.

Juventus dijadwalkan akan bertandang ke markas Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim ini pada Senin (14/9/2026) pukul 01.45 WIB. Meskipun belum terkalahkan dalam tiga pertandingan awal, tim berjuluk Bianconeri ini tetap menghadapi tantangan internal.

Sejumlah pemain kunci dipastikan absen karena masih dalam masa pemulihan cedera, termasuk Kenan Yildiz, Weston McKennie, Manuel Locatelli, Khephren Thuram, Jeremie Boga, dan pemain muda Jeff Ekhator. Andrea Cambiaso juga masih diragukan untuk dapat diturunkan.

Menanggapi situasi ini, Spalletti menekankan pentingnya menjaga pola pikir positif dalam tim. “Saya memiliki skuad yang tangguh, jadi saya memilih 11 pemain hebat di setiap laga, namun saya juga harus menempatkan 11 pemain lain yang sama hebatnya di bangku cadangan,” ujar Spalletti pada Sabtu (12/9), seperti dikutip dari Football Italia.

Ia melanjutkan, “Jika saya kehilangan seorang pemain inti, saya mendapatkan sosok kunci lainnya. Ini soal cara pandang; kita tidak mengatakan ada pemain yang absen, melainkan mengatakan ada pemain lain yang siap tampil.”

“Budaya mencari alasanlah yang membuat kita berpikir secara negatif seperti itu. Menurut saya, kita harus memenangkan laga, menguasai situasi, dan bermain layaknya Juve,” tegasnya.

Spalletti menambahkan, “Jika kita mulai berpikir bahwa langkah kita terhambat oleh berbagai insiden, itu tidaklah baik. Bahkan, saya tidak ingin lagi membahas soal cedera.”