— Dominasi dolar Amerika Serikat (AS) kini menghadapi tekanan signifikan dari berbagai penjuru. Salah satu faktor utamanya adalah langkah pemerintah AS yang meningkatkan program pembelian kembali (buyback) obligasi. Upaya ini dilakukan untuk meredam gejolak yang terjadi di pasar.

Head of Research Pluang, Jason Gozali, melihat perkembangan ini sebagai sinyal positif bagi prospek investasi emas dan bitcoin (BTC). Pluang mempertahankan target harga emas di US$ 5.200 dan bitcoin di US$ 100.000 dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

“Upaya pemerintah AS untuk menenangkan pasar obligasi patut dicermati karena menunjukkan otoritas aktif merespons tekanan yang muncul,” ujar Jason dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (9/9/2026). Ia menambahkan bahwa langkah tersebut belum sepenuhnya menghapus tekanan struktural yang berasal dari defisit fiskal AS yang terus membengkak.

Jason menegaskan bahwa setiap upaya untuk menenangkan pasar obligasi semakin mengkonfirmasi pandangan bahwa dominasi dolar sedang diuji dari berbagai arah. Perkembangan pasar surat utang AS menjadi salah satu faktor penting yang perlu dicermati oleh investor emas dan aset kripto.

Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa perluasan program buyback surat utang pemerintah pada bulan lalu bertujuan untuk meredakan ‘demam’ di pasar obligasi. Pernyataan ini disampaikan menjelang operasi pembelian kembali obligasi berjangka panjang, setelah imbal hasil Treasury 30 tahun sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak tahun 2007.

Bessent membantah anggapan bahwa pelemahan Treasury dalam beberapa pekan terakhir mencerminkan kekhawatiran investor terhadap skala utang AS. Menurutnya, jika kepercayaan terhadap utang AS memburuk, investor seharusnya menjual Treasury dan beralih ke obligasi Jerman. Namun, pergerakan pasar justru menunjukkan sebaliknya.

Lebih lanjut, Bessent menolak klasifikasi kebijakan tersebut sebagai quantitative easing (QE). Ia menjelaskan bahwa langkah ini lebih menyerupai versi operation twist, yaitu sebuah pendekatan yang dirancang untuk memengaruhi kondisi pada bagian-bagian tertentu dari kurva imbal hasil.