Jurnal Indonesia — Amsterdam – Kiper Timnas Jerman, Marc-Andre Ter Stegen, menampilkan performa luar biasa dalam pertandingan comeback-nya melawan Belanda. Meskipun demikian, ia harus kebobolan di menit akhir pertandingan yang membuatnya kecewa.
Ter Stegen kembali dipercaya menjaga gawang Jerman setelah absen lebih dari setahun akibat cedera yang sempat menurunkan performanya. Terakhir kali ia bermain adalah saat Jerman kalah 0-2 dari Prancis di perebutan tempat ketiga Nations League tahun lalu. Ia juga sempat absen di Piala Dunia 2026 karena tidak masuk dalam skuad, serta harus menjadi cadangan sepanjang Euro 2024.
Dalam laga comeback-nya di matchday pertama Grup 2 UEFA Nations League A, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB, Ter Stegen menunjukkan performa prima sejak menit awal. Ia berhasil melakukan total sembilan penyelamatan gemilang untuk membendung serangan Belanda.
Berkat penampilan Ter Stegen, Jerman mampu menahan gempuran Belanda yang berpotensi mencetak banyak gol sejak babak pertama. Sayangnya, penyelamatan demi penyelamatan Ter Stegen tidak cukup untuk mencegah gawangnya kebobolan oleh gol voli Cody Gakpo pada menit ke-92.
Kekecewaan Ter Stegen semakin terasa karena gol telat tersebut membuat Jerman kehilangan tiga poin. Jerman sempat unggul lebih dulu pada menit ke-34 melalui gol Felix Nmecha. Hasil imbang 1-1 ini membuat Jerman harus puas dengan satu poin, padahal kemenangan sudah di depan mata.
“Ini situasi yang tricky (bermain di bawah pelatih baru), tapi Anda bisa langsung tahu gaya permainan dari kedua pelatih. Sayang saja kami tidak bisa menang setelah unggul 1-0 sepanjang laga dan kebobolan di menit akhir,” ujar Ter Stegen seperti dikutip situs resmi UEFA.
Ter Stegen memiliki kesempatan untuk menebus kekecewaan ini ketika Jerman menjamu Yunani pada Senin (28/9/2026) dini hari WIB.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.