Daerah, Jawa Tengah, Kriminal

Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya Tangkap Aktivis IMM Kasus UU ITE

Suasana saat Andi Maghfuri hendak dibawa polisi ke Jakarta, Senin (11/6/2018) malam. (Foto: Dok IMM Purworejo)

Jurnalindonesia.co.id – Seorang aktifivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Purworejo, Andi Maghfuri (24), ditangkap Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya pada Senin (11/6/2018) malam.

Sebelum dibawa ke Jakarta, Andi yang merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo itu sempat dimintai keterangan oleh petugas di Mapolres Purworejo.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Kholid Mawardi membenarkan penangkapan tersebut. Namun untuk detail kasusnya, Kholid masih enggan menjelaskan.

“Iya betul terkait pelanggaran UU ITE, yang bersangkutan dibawa Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya semalam, bukan Mabes Polri,” kata Kholid kepada detikcom, Selasa (12/6/2018).

Sementara itu, Ketua Bidang Riset dan Keilmuan PC IMM Purworejo, Ahmad Komarudin, mengatakan bahwa penangkapan tersebut merupakan akibat dari ulah akun Twitter @kakekdetektif. Andi dituduh sebagai salah satu aktor dari akun twitter @PiyunganCyber. Andi juga dituduh terlibat dalam aktivitas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Andi Maghfuri

Andi Maghfuri (24), aktivis IMM Purworejo yang ditangkap Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya dilakukan pada Senin (11/6/2018) malam. (Foto: Twitter @MahfoeriAndi)

Menurut Ahmad, kasus ini berawal dari laporan Andi soal peretasan website milik Muhammadiyah. Setelah melaporkan hal tersebut, Andi mengaku sering mendapat ancaman akan dikriminalisasi, hingga ditelpon dan diancam, baik dirinya maupun keluarganya.

“Selain ancaman tersebut rupanya Andi diftnah sebagai salah satu aktor dari akun @PiyunganCyber, di mana namanya ditulis sebagai pembuat, dan alamat lengkap Mas Andi dicatut di dalam web tersebut. Selain itu Andi juga dituduh terlibat dalam aktivitas HTI, agar Andi lekas ditersangkakan,” kata Ahmad.

“Hari ini setelah semua proses itu berlalu, akun yang meretas web Muhammadiyah masih bebas berkeliaran, sedangkan Andi malah ditangkap,” lanjutnya.

Adapun akun @PiyunganCyber telah di-suspend oleh pihak Twitter.

Sebelum ditangkap dan dibawa ke Jakarta, Andi yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Media dan Komunikasi DPD IMM Jawa Tengah itu sempat menulis cuitan di akun twitternya: ‘Pagi ini saya tidak jadi diminta klarifikasi di Polsek, mereka ingin mendatangi saya di kantor @PDM Purworejo. Polsek bergerak atas laporan 4 orang dari Jakarta yg kemungkinan itu dari pihak tertuduh web @PiyunganCyber. Padahal saya tidak terlibat sama sekali’.

Berita lainnya