Kriminal

Tim Prabowo Akan Ajukan Praperadilan Terkait Pemanggilan Amien Rais oleh Polisi

Prabowo Subianto, Djoko Santoso dan Amien Rais
Prabowo Subianto (tengah), Djoko Santoso (kiri) dan Amien Rais (kanan) saat memberikan keterangan pers mengenai dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet, Selasa (2/10/2018). (Foto: Antara/Galih Pradipta)

Jurnalindonesia.co.id – Tim pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana mengajukan praperadilan terhadap pemanggilan Amien Rais oleh kepolisian terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet.

Praperadilan ini rencananya akan diajukan Senin (8/10/2018).

“Tim kuasa hukum akan melakukan praperadilan dengan penanganan kasus ini. Kalau enggak keliru insyaallah hari Senin ada upaya mendaftarkan praperadilan oleh tim hukum,” kata juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, usai menghadiri Apel Milad Kokam ke-53 di Polokarto, Sukoharjo, Minggu (7/10/2018).

Dahnil menilai ada sejumlah kejanggalan dalam penanganan kasus yang melibatkan Ratna Sarumpaet ini. Bahkan Dahnil menuding ada unsur politis dalam pemanggilan tim Prabowo-Sandi.

“Kita tak bisa nafikan kalau ada unsur politis terkait upaya memburu teman-teman yang menjadi korban Bu Ratna. Pak Amien, Pak Prabowo, Pak Joko Santoso, Fadli dan saya itu dibohongi, kenapa malah diburu,” ujarnya.

Baca: Tim Prabowo Ajukan Praperadilan Terkait Pemanggilan Amien Rais, Mahfud MD: Dasar Hukumnya Apa?

Loading...

Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Republika/Sri Handayani)

Mengenai absennya Amien Rais pada panggilan pertama, Dahnil memastikan politikus senior yang menjabat Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu akan memenuhi panggilan berikutnya. Untuk saat ini, kata Dahnil, Amien Rais masih belum memiliki waktu untuk memenuhi panggilan polisi.

“Pertama, bukan karena apa-apa, karena memang sibuk. Saya dengar sudah ada panggilan kedua, nanti kalau tidak ada halangan pasti akan datang,” ujarnya.

Dahnil yang merupakan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah meminta agar pendukung Prabowo-Sandi tetap tenang menyikapi masalah ini sembari memantau perkembangan situasi.

“Terutama kelompok 212, termasuk warga Muhammadiyah tidak perlu terprovokasi terkait pemanggilan Pak Amien, kita lihat saja dulu, kita penuhi proses hukum,” pungkasnya.

Baca: Alumni 212 Siap Gelar Aksi Bela Amien Rais di Polda Metro

Loading...

Tulis pendapat anda