— Jakarta – Tren negatif masih membayangi Tottenham Hotspur di Premier League. Lima pertandingan terakhir tanpa kemenangan membuat situasi tim semakin pelik. Kekalahan terbaru dari Aston Villa dengan skor 2-3 pada Sabtu (19/9/2026) di London tampaknya membuat pelatih Roberto De Zerbi memilih untuk tidak berkomunikasi langsung dengan para pemainnya pasca-laga.

Dalam pertandingan yang digelar di kandang sendiri, Tottenham Hotspur sempat menunjukkan dominasi dan menciptakan berbagai peluang emas. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal memanfaatkan momentum. Aston Villa berhasil membuka keunggulan sesaat sebelum babak pertama usai melalui gol Johan Manzambi. Kondisi semakin sulit bagi Spurs ketika Micky van de Ven harus meninggalkan lapangan untuk mendapatkan perawatan akibat cedera wajah, membuat tim bermain dengan sepuluh orang.

Memasuki babak kedua, Aston Villa berhasil menggandakan keunggulan mereka melalui Nicolas Jackson. Meskipun Tottenham Hotspur sempat menunjukkan perlawanan sengit di menit-menit akhir dengan mencetak dua gol, skor akhir tetap 2-3 untuk kemenangan tim tamu.

Hasil minor ini membuat Tottenham Hotspur kini mengoleksi dua poin dari lima pertandingan Premier League. Rangkaian hasil tanpa kemenangan ini membuat selisih gol mereka menjadi minus enam, menempatkan mereka dalam posisi yang kurang menguntungkan di klasemen.

Roberto De Zerbi mengkritisi soliditas pertahanan timnya dan menuntut para pemain yang berstatus pemimpin untuk mengambil tanggung jawab lebih besar. “Ketika kami harus bertahan, kami harus bertahan dengan kompak. Para pemimpin harus menjadi pemimpin dan memimpin tim,” ujar De Zerbi.

Mengenai keputusannya untuk tidak berbicara dengan para pemain setelah pertandingan, De Zerbi menjelaskan bahwa itu adalah pilihan yang diambilnya demi kebaikan tim. “Mungkin lebih baik. Saya tidak berbicara dengan para pemain hari ini karena saya tidak ingin mengatakan apa pun. Bukan karena saya punya masalah dengan mereka, tetapi para pemain yang pergi bersama tim nasional harus bermain dan bekerja. Pemain lainnya harus bekerja lebih keras,” tegasnya.

Jeda internasional kini menjadi momen penting bagi Tottenham Hotspur untuk melakukan evaluasi besar. Tim ini dihadapkan pada pekerjaan rumah yang signifikan untuk segera bangkit dan meraih kemenangan pertama mereka di Premier League setelah melewati lima pertandingan tanpa hasil positif.