Jurnal Indonesia — Tottenham Hotspur sukses mengamankan kemenangan 2-1 atas Chelsea dalam pertandingan pramusim yang berlangsung di Stadion Accor, Sydney, Australia, Sabtu (1/8/2026). Laga ini menjadi sorotan berkat gol debut Sandro Tonali bersama Spurs yang membuka keunggulan tim sejak babak pertama.
Pertandingan tersebut merupakan bagian dari rangkaian tur pramusim kedua klub Premier League menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Chelsea yang kini ditangani Xabi Alonso datang dengan modal positif usai menang 6-4 atas Western Sydney Wanderers. Sementara itu, Tottenham besutan Roberto De Zerbi memanfaatkan laga ini untuk menguji kesiapan para pemain baru maupun skuad utama.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi. Tottenham tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan mampu memberikan tekanan kepada lini belakang Chelsea melalui kombinasi serangan cepat.
Sandro Tonali Langsung Tunjukkan Kualitas
Salah satu perhatian utama pada pertandingan ini adalah penampilan perdana Sandro Tonali sebagai starter bersama Tottenham. Gelandang asal Italia tersebut langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol pertama untuk klub barunya.
Gol tercipta pada menit ke-17 ketika Tonali melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai bek Chelsea, Levi Colwill, sehingga arahnya berubah dan membuat kiper Teddy Sharman-Lowe gagal mengantisipasi.
Gol tersebut menjadi awal yang manis bagi Tonali sekaligus memberikan kepercayaan diri lebih bagi Tottenham dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
Namun, Chelsea mampu merespons dengan cepat. Hanya empat menit berselang, Estevao berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan setelah menerima umpan matang dari Jamie Gittens. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Tottenham Bermain dengan 10 Pemain
Memasuki babak kedua, situasi berubah ketika Tottenham kehilangan satu pemain. Kevin Danso yang baru masuk sebagai pemain pengganti harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Joao Pedro.
Unggul jumlah pemain membuat Chelsea lebih banyak menguasai bola dan mencoba menekan pertahanan Spurs. Meski demikian, penyelesaian akhir masih menjadi kendala bagi tim asal London Barat tersebut.
Peluang terbaik Chelsea hadir pada menit ke-52 melalui Estevao. Tendangan pemain asal Brasil itu hanya membentur tiang gawang sehingga gagal membawa timnya berbalik unggul.
Beberapa menit kemudian, Joao Pedro juga memperoleh kesempatan emas. Namun, tembakannya berhasil dihentikan kiper Antonin Kinsky yang tampil solid sepanjang babak kedua.
Richarlison Pastikan Kemenangan Spurs
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Tottenham justru mampu mencetak gol penentu kemenangan pada masa injury time.
Jamie Donley melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang Chelsea. Bola pantul kemudian disambut Richarlison yang berdiri bebas di depan gawang dan dengan mudah mengarahkannya menjadi gol.
Gol tersebut memastikan Tottenham menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1 meski bermain dengan 10 pemain dalam sebagian besar babak kedua.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Roberto De Zerbi untuk melanjutkan persiapan menuju musim baru. Selain kemenangan, performa Sandro Tonali yang langsung mencetak gol pada debutnya menjadi sinyal bahwa rekrutan anyar Spurs berpotensi memberikan kontribusi besar sepanjang musim.
Di sisi lain, Chelsea tetap memperoleh sejumlah pelajaran berharga dari pertandingan ini. Meski mampu menguasai permainan setelah unggul jumlah pemain, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi Xabi Alonso sebelum kompetisi resmi dimulai.
Laga pramusim ini sekaligus memperlihatkan bahwa kedua tim masih terus menyempurnakan komposisi skuad dan strategi permainan. Dengan beberapa pertandingan uji coba yang masih tersisa, baik Tottenham maupun Chelsea diperkirakan akan terus meningkatkan performa demi menghadapi ketatnya persaingan Premier League musim 2026/2027.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.