— Perdagangan berbasis video atau video commerce mengalami lonjakan tajam di Asia Tenggara. Dalam tiga tahun terakhir, transaksi yang dipicu lewat video melonjak lima kali lipat, kata perwakilan Google dalam keterangan resmi.

Lonjakan ini mendorong platform video untuk mempercepat fitur yang menghubungkan penemuan produk dengan proses pembelian. YouTube, yang sudah masuk ke bisnis video commerce lewat Program Afiliasi YouTube Shopping sejak dua tahun lalu, memperkenalkan tiga fitur baru untuk mendukung merek, kreator, dan marketplace.

Data dan Perkembangan

Menurut Sapna Chadha, Vice President Google untuk Asia Tenggara dan Asia Selatan Frontier, “Dalam laporan ekonomi Asia Tenggara kami, 25% total gross merchandise value, atau GMV, e-commerce adalah dari video commerce.”

“Ini meningkat lima kali lipat. Anda tidak melihat data seperti ini di belahan dunia lainnya,” tambah Chadha saat media briefing virtual pada Selasa (7/7/2026).

Tiga Fitur Baru YouTube

Fitur pertama bernama Commerce Media Suite. Alat ini ditujukan untuk merek yang sudah memiliki toko di marketplace dan akan mengarahkan pengguna dari iklan YouTube langsung ke halaman pembayaran untuk melakukan checkout. YouTube menyatakan sedang menguji coba fitur ini bersama Shopee.

Fitur kedua adalah Creator Partnership Boost, sebelumnya dikenal sebagai Partnership Ads. Opsi ini memberi kesempatan kepada merek untuk mempromosikan video buatan kreator sebagai bagian dari kampanye iklan mereka, sehingga konten kreator dapat menjangkau audiens lebih luas.

“Ini memungkinkan brand menyebarkan pesan mereka secara luas, lebih dari jangkauan organik, tapi mereka masih memiliki engagement yang terasa otentik dan tidak terasa seperti iklan,”

Fitur ketiga, Affiliate Partnership Boost, memungkinkan marketplace dan peritel mengonversi video afiliasi menjadi iklan berbayar. Saat ini fitur tersebut juga sedang diuji coba bersama Shopee.

Manfaat Untuk Peritel dan Kreator

YouTube menyatakan ketiga fitur ini menargetkan dua tujuan: memperbesar jangkauan produk bagi peritel dan marketplace, serta membuka sumber penghasilan baru bagi kreator melalui komisi ketika iklan menghasilkan penjualan.