Jurnal Indonesia — Vinicius Junior tampil gemilang saat Brasil menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-0 atas Skotlandia di Hard Rock Stadium, Miami. Penyerang Real Madrid itu mencetak dua gol yang membawa Selecao meraih hasil meyakinkan.
Gol-gol Vinicius melanjutkan momentum pemain berusia 25 tahun tersebut di babak penyisihan grup. Hingga pertandingan ini ia mengumpulkan empat gol dari tiga laga, menjadikannya salah satu pencetak gol paling produktif di turnamen.
Jalannya Pertandingan
Vinicius membuka keunggulan Brasil sejak awal laga setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Skotlandia. Kecepatannya menekan lawan membuat pertahanan Skotlandia kesulitan menahan serangan sejak menit-menit pertama.
Menjelang turun minum, Vinicius kembali mencetak gol melalui serangan cepat yang berujung penyelesaian tenang ke gawang lawan. Ia sempat menjebol gawang untuk kali ketiga, tetapi gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR.
Statistik dan Jejak Historis
Selain dua gol, Vinicius tercatat sebagai pemain dengan jumlah tembakan terbanyak, dribel sukses terbanyak, serta sentuhan bola terbanyak di dalam kotak penalti lawan pada laga itu. Pergerakannya di sisi kiri terus merepotkan pertahanan Skotlandia.
Hasil ini juga menyamai catatan beberapa legenda Brasil — antara lain Ronaldo Nazario, Romario, dan Rivaldo — yang pernah mencetak gol pada tiga pertandingan fase grup Piala Dunia.
Kembalinya Neymar
Pertandingan juga menandai kembalinya Neymar ke skuad Brasil di turnamen. Kapten Selecao itu memulai laga dari bangku cadangan dan masuk pada babak kedua setelah sempat absen pada dua laga grup sebelumnya karena masalah kebugaran.
Neymar langsung memberikan kontribusi dengan assist untuk gol penutup Brasil, menandai penampilan pertamanya di Piala Dunia 2026.
Respons Publik
Penampilan Vinicius memicu beragam pujian di media sosial. Beberapa pengguna menilai ia pemain paling konsisten di turnamen, sementara yang lain menyebutnya sebagai ancaman besar bagi lawan.
Reaksi terhadap kembalinya Neymar juga positif, dengan penggemar menyatakan kegembiraan melihatnya kembali mengenakan seragam Brasil meski waktu bermainnya relatif singkat.
Ikuti Jurnal Indonesia
