Mancanegara

Viral Video Tanah di Kanada Seakan Hidup, Begini Fakta Ilmiahnya

Video tanah bernapas di Kanada @twitter

Jurnalindonesia.co.id – Sebuah video tanah seolah bernapas mendadak viral di sosial media. Dalam video tersebut, pohon terlihat bergoyang dan gundukan tanah besar naik turun seolah-olah terangkat oleh sepasang paru-paru di dalamnya.

Video tersenut mula-mula diunggah oleh akun twitter @DannyDutch.

“Tanah terlihat seperti sedang bernapas di hutan Quebec,” tulisnya dalam akun twitternya.

Peristiwa tersebut memang direkam di hutan Sacre-Coeur, Quebec, Kanada pada awal bulan Oktober. Tapi, peristiwa ini bukan sebuah gempa bumi atau “dengkuran” penunggu hutan.

Ya, ada penjelasan ilmiah untuk kejadian tak biasa ini. Sederhananya, peristiwa ini disebabkan oleh angin.

Baca: Kilas Balik Debut Fenomenal ‘King Kong’ Tahun 1933

“Selama hujan dan badai angin, tanah menjadi jenuh, ‘melonggarkan’ kohesi (sudut geser) tanah dengan akar-akar saat angin bertiup di atas mahkota pohon,” ungkap Mark Vanderwouw, ahli perawatan dan penanaman pohon (arborist) di Kanada dikutip dari Live Science, Kamis (25/10/2018).

“Angin sedang mendoring pohon-pohon ke atas, dan ketika kekuatannya bergeser ke akar, tanah menjadi seperti mengembang kempis,” imbuhnya.

Artinya, ini merupakan bentrokan beberapa elemen, yaitu angin dengan akat dan udara dengan Bumi.

Pasukan angin tampaknya memenangkan pertempuran tersebut. Sehingga membuat tanah seolah-oleh terangkat dan mengempis.

Jika angin bertiup sedikit saja lebih kencang, mungkin yang terlihat dalam video tersebut adalah akar pohon yang patah dan hutan roboh.

Baca: Pidato Game of Thrones, Meme Jokowi ‘Winter is Coming’ Dipajang HBO

Dengan kata lain, video ini tak menunjukkan bagaimana hutan bernapas.

Memang pepohonan dan tanah benar-benar bernapas. Tapi dengan cara yang sama sekali berbeda.

Pohon bernapas dengan “menghirup” karbon dioksida (CO2) dari atmosfer untuk keperluan fotosintesis yang menghasilkan oksigen.

Begitu juga dengan tanahnya. Mereka bernapas dengan bantuan mikroba-mikroba kecil yang hidup di bawah tanah.

Mereka menghabiskan CO2 dari yang disimpan akar dan daun-daun mati. Selanjutnya, CO2 ini dilepaskan kembali ke udara.

Peristiwa ini lazim disebut dengan respirasi tanah.

Jadi, hutan memang bernapas tapi dengan cara yang tidak terlihat dengan mata kita.

 

KOMPAS

 

Loading...

Tulis pendapat anda