Daerah

Warga Serang Temukan Ribuan e-KTP Tercecer di Semak

Ribuan KTP elektronik tercecer di semak
Ribuan KTP elektronik tercecer di semak di Cikande, Serang, Banten. (Foto: istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Ribuan KTP elektronik (e-KTP) ditemukan oleh seorang warga Cikande, Kabupaten Serang, Banten, dalam kondisi tercecer di semak belukar. Kepingan e-KTP tersebut ditemukan dalam sebuah kardus.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan menyatakan, jumlah e-KTP yang ditemukan tersebut sekitar 2.800 lembar. Begitu ditemukan, kata Indra, ribuan e-KTP tersebut langsung dibawa ke kantor Makodim 0602/Serang lantaran lokasi penemuannya kebetulan ada di dekat kantor itu.

Di situ dilakukan pertemuan antara Dandim, Kapolres, dan Dukcapil. E-KTP tersebut, menurut Indra, diakui milik Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Pemkab Serang.

Baca juga: Soal e-KTP Tercecer, Mendagri Tak Habis Pikir Kenapa Tak langsung Dihancurkan

Ribuan lembar e-KTP yang ditemukan warga Cikande. (Foto: Istimewa)

Tak terpakai

Pihak Disdukcapil Kabupaten Serang menjelaskan, e-KTP yang tercecer tersebut sudah tidak berlaku lagi.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Asep Saepudin Mustafa mengatakan, dirinya langsung menuju lokasi tempat tercecernya e-KTP tersebut.

Menurut Asep, total ada 2.910 e-KTP, 513 di antaranya merupakan KTP manual dan 111 e-KTP yang telah rusak secara fisik. Selain itu juga ada 9 Kartu Keluarga (KK) di antara ribuan e-KTP tersebut.

“Kami melakukan uji data dengan alat pembaca (reader) terhadap 4 KTP-el dan 9 kartu keluarga. Semua sudah tidak berlaku (tidak aktif) atau KTP-el dan KK yang tidak digunakan karena telah dilakukan pergantian akibat perubahan data penduduk yang bersangkutan,” kata Asep dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/9/2018), seperti dikutip detikcom.

Foto: istimewa

“Misalnya, atas nama Asan, melakukan pergantian fisik KTP-el karena mengubah jenis pekerjaan dari wiraswasta menjadi kepala desa. Atas nama Suharyati, melakukan pergantian fisik KTP-el karena mengubah status perkawinan. Kemudian untuk KK, misalnya atas nama Basar, kepala keluarga, melakukan pergantian karena pembaharuan KK dari tanda tangan camat menjadi tanda tangan kepala Disdukcapil Kab. Serang sesuai amanat undang-undang. Kami akan uji semua KTP-el untuk memastikan sebagai produk yang sudah tidak terpakai dari proses pergantian,” lanjutnya.

“Setelah pengecekan data, kami melakukan klarifikasi ke pihak pemerintah Kecamatan Cikande untuk mendapatkan penjelasan penyebab barang-barang tersebut tercecer dan ditemukan warga hingga diamankan pihak Koramil Cikande,” ujarnya.

Baca juga: Curiga Ada Unsur Sabotase, Mendagri Minta Kasus e-KTP Tercecer Segera Diusut

Ribuan lembar e-KTP yang ditemukan warga Cikande. (Foto: Istimewa)

Kronologi

Asep pun tak menampik tercecernya e-KTP tersebut akibat kelalaian dari oknum staf.

“Berdasarkan penjelasan, pihak pemerintah Kecamatan Cikande sedang merapihkan ruang yang biasa dipakai gudang atau tempat penyimpanan barang yang tidak terpakai. Ruang gudang tersebut akan digunakan. Akibat ketidakpahaman, kemudian dokumen kependudukan tersebut dibuang oleh oknum staf kecamatan ke tempat pembuangan sampah secara sembarangan,” kata Asep.

Dia menjelaskan, KTP maupun KK yang salah cetak dan tidak terpakai sudah tidak dikirim lagi ke Kemendagri karena gudang yang penuh. Maka dokumen itu disimpan di gudang Disdukcapil dan kantor kecamatan.

Ribuan lembar e-KTP yang ditemukan warga Cikande. (Foto: Istimewa)

“Perlu diketahui, sejak saya memimpin Disdukcapil Kab Serang pada 2015, setiap fisik KTP-el dan KK yang salah cetak serta yang sudah tidak terpakai karena ada pergantian data kependudukan warga, kami kirim ke Kemendagri. Namun sejak 2016, Kemendagri tidak menerima karena gudangnya penuh dari pengiriman se-Indonesia. Fisik KTP-el atau KK yang sudah tidak terpakai kemudian disimpan di gudang Disdukcapil dan kantor kecamatan,” jelasnya.

Asep mengaku akan melakukan rapat terkait penemuan e-KTP tersebut agar kejadian serupa tak terulang.

“Kami akan melakukan rapat bersama pemerintah kecamatan, Rabu (12/9/2018). Kami akan tarik semua fisik KTP-el dan KK yang sudah tidak berfungsi atau tidak terpakai ke kantor Disdukcapil Kab. Serang,” ucapnya.

Baca juga: Wali Kota Risma Ngamuk Saat Sidak Layanan e-KTP

Loading...

Tulis pendapat anda