— Euforia Piala Dunia 2026 dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk menjalankan berbagai modus penipuan online. Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan sedikitnya 336 domain palsu yang meniru platform resmi terkait turnamen tersebut.

Pemantauan Kaspersky menunjukkan sejak turnamen dimulai pada 11 Juni 2026, aktivitas kriminal siber meningkat, menargetkan penggemar yang mencari layanan streaming dan platform taruhan online.

Salah satu skema paling umum adalah penawaran layanan streaming gratis. Pelaku membuat situs yang tampak meyakinkan lalu memancing pengguna dengan tombol “Tonton Sekarang”.

Setelah diklik, pengguna diarahkan untuk mendaftar dan kemudian diminta membayar biaya—sering berupa mata uang kripto—dengan janji akses seumur hidup ke pertandingan. Alih-alih layanan streaming, korban berisiko kehilangan uang dan informasi pribadi yang mereka masukkan saat registrasi.

Selain streaming palsu, Kaspersky menemukan banyak situs taruhan dan prediksi pertandingan palsu. Dalam satu contoh, situs berbahasa Spanyol meminta data pribadi seperti nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon untuk pembuatan akun taruhan.

Kasus serupa terlihat pada situs berbahasa Portugis yang menampilkan jadwal pertandingan dan menawarkan layanan taruhan online. Untuk mengikuti taruhan, pengguna diminta menyerahkan data yang berpotensi disalahgunakan.

“Sejak awal turnamen dimulai, para pelaku kejahatan siber semakin fokus pada cara penggemar berinteraksi dengan acara tersebut secara online. Aktivitas kriminal terus meningkat, termasuk situs web palsu yang menawarkan layanan streaming dan taruhan dalam berbagai bahasa,”

— Olga Altukhova, Senior Web Content Analyst Kaspersky (20/6/2026).

Kaspersky memperingatkan praktik ini bisa berujung pada pencurian identitas, pembobolan akun, dan kerugian finansial, terutama jika korban menggunakan kata sandi yang sama di beberapa layanan digital.

Modus lain yang dipakai pelaku adalah email spam yang menawarkan layanan analisis dan prediksi pemenang dengan klaim tingkat akurasi tinggi. Email tersebut dirancang untuk membangkitkan rasa urgensi agar penerima segera bertindak dan membayar—beberapa kasus mencatat biaya hingga USD 200—padahal layanan itu berpotensi hanya modus penipuan.

Cara Mengurangi Risiko

  • Periksa keaslian alamat situs web sebelum memasukkan data pribadi; pastikan URL benar dan berasal dari sumber resmi.
  • Pilih platform streaming resmi dan terpercaya untuk menonton pertandingan.
  • Gunakan solusi keamanan digital yang dapat mendeteksi tautan phishing dan file berbahaya.
  • Aktifkan autentikasi multi-faktor (MFA) pada akun penting seperti email, media sosial, dan layanan keuangan.

Kaspersky mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat mengakses layanan terkait Piala Dunia 2026 untuk menghindari pencurian data dan penipuan finansial.