Jurnal Indonesia — JAKARTA – Xabi Alonso, pelatih baru Chelsea, memilih untuk tidak memasang target yang terlalu tinggi di musim pertamanya bersama klub. Ia juga mengharapkan kesabaran dari para penggemar dalam proses adaptasi.
Alonso memulai babak baru dalam karier kepelatihannya di Stamford Bridge. The Blues sendiri telah memulai tur pramusim mereka pekan ini di Australia sebagai persiapan menyambut musim baru.
Musim lalu, Chelsea mengalami performa yang kurang memuaskan dengan hanya mampu finis di peringkat ke-10 klasemen Premier League. Hasil minor tersebut membuat mereka dipastikan tidak akan berlaga di kompetisi Eropa musim depan. Rentetan hasil buruk di liga bahkan berujung pada pemecatan manajer sebelumnya, Liam Rosenior.
Menyongsong musim baru, Chelsea telah melakukan sejumlah akuisisi pemain baru, termasuk Marco Palestra, Geovany Quenda, dan Morgan Rogers. Klub bahkan memecahkan rekor transfer domestik Inggris untuk mendatangkan Rogers dari Aston Villa.
Terkait target musim ini, Alonso enggan menyebutkan posisi spesifik yang harus dicapai timnya. “Saya tidak ingin bicara terlalu dini soal target kami. Kami ingin menjalani musim yang bagus. Kami ingin pantas ada setinggi mungkin, dan untuk itu kami harus kerja keras,” ujar Alonso seperti dilansir ESPN.
Ia menambahkan bahwa timnya perlu berkembang dengan adanya pemain-pemain baru, pelatih baru, serta gagasan baru. “Kami harus mengembangkan tim ini dengan pemain-pemain baru, pelatih baru, gagasan baru. Kadang butuh waktu lebih lama, kadang terjadi lebih cepat,” jelasnya.
“Jadi bersiap untuk mengembangkan gagasan yang kami punya ini, rencana ini. Tapi sejauh ini perasaannya bagus. Energinya bagus. Para pemain bekerja keras dan itulah yang kami inginkan,” tutup Alonso.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.