— XLSmart tengah mempersiapkan pengembalian sebagian spektrum frekuensi 900 MHz kepada pemerintah sebagai salah satu komitmen pasca merger antara XL Axiata dan Smartfren.

Perusahaan menyatakan saat ini masih dalam tahap persiapan sebelum proses pengembalian dilakukan sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah.

Group Head Corporate Communications XLSmart Reza Mirza mengatakan, “Masih dalam persiapan tidak menggunakan lagi spektrum tersebut hingga batas akhir pengembalian di bulan Desember 2026 mendatang,”

Sesuai komitmen pascamerger, XLSmart wajib mengembalikan pita frekuensi 900 MHz selebar 15 MHz kepada negara paling lambat 14 Desember 2026. Pengembalian ini merupakan bagian dari penataan spektrum yang dilakukan pemerintah guna meningkatkan efisiensi pemanfaatan frekuensi radio setelah konsolidasi industri telekomunikasi.

Di sisi lain, posisi spektrum XLSmart semakin kuat setelah ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Dalam seleksi tersebut, XLSmart memperoleh 30 MHz (2×15 MHz) di pita 700 MHz serta 50 MHz di pita 2,6 GHz. Dengan demikian operator tersebut mendapatkan tambahan spektrum sebesar 80 MHz.

Sebelum lelang, XLSmart mengoperasikan total 152 MHz spektrum yang terdiri dari pita 800 MHz (22 MHz), 900 MHz (15 MHz), 1.800 MHz (45 MHz), 2,1 GHz (30 MHz), dan 2,3 GHz (40 MHz).

Setelah memperoleh tambahan spektrum dari hasil seleksi, total penguasaan spektrum XLSmart meningkat menjadi sekitar 232 MHz. Namun, setelah pengembalian pita 900 MHz selebar 15 MHz kepada negara pada akhir 2026, total spektrum efektif perusahaan akan menjadi sekitar 217 MHz.

Reza melanjutkan bahwa tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menjelaskan pemanfaatan kedua pita tersebut: pita 700 MHz akan digunakan untuk memperluas jangkauan layanan karena memiliki karakteristik cakupan yang lebih luas dan penetrasi sinyal yang lebih baik, sementara pita 2,6 GHz akan memperkuat kapasitas jaringan di wilayah dengan trafik data tinggi.

Reza menyatakan, “Tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung perluasan cakupan (coverage) dan juga memperkuat kapasitas jaringan, baik 4G maupun 5G. Dengan begitu, masyarakat yang terlayani jaringan berkualitas akan semakin luas, termasuk di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau,”

Simak Video ” Di Balik BRAVO 500 Summit 2026, Ini Misi Besar XLSMART untuk Indonesia”