Jurnal Indonesia — Paris – Zinedine Zidane akhirnya resmi dipercaya menukangi Timnas Prancis. Kepastian ini didapat setelah ia diresmikan sebagai pengganti Didier Deschamps pada Selasa (28/7/2026) sore WIB, dengan kontrak berdurasi empat tahun hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan ini menandai kembalinya Zidane ke dunia manajerial setelah terakhir kali melatih Real Madrid hingga tahun 2021. Periode rehatnya selama ini ternyata tidak membuatnya sepi peminat dari klub-klub top Eropa.
Sejumlah klub besar seperti Manchester United, Chelsea, dan Juventus sempat dikait-kaitkan dengan pelatih berusia 54 tahun tersebut. Namun, Zidane secara konsisten menolak semua tawaran yang datang.
Keputusan ini didasari oleh impian terbesarnya untuk dapat memimpin tim nasional negaranya, yang ia anggap sebagai puncak karier kepelatihannya. “Bagi saya, hari ini seperti mimpi yang terwujud,” ujar Zidane seperti dikutip dari The Athletic.
“Saya punya banyak tawaran melatih klub dalam 4-5 tahun terakhir, dan saya tolak semua demi Timnas Prancis. Ini satu-satunya keinginan saya,” tegasnya.
Zidane menambahkan bahwa kecintaannya pada timnas sudah tertanam sejak lama. “Saya sudah jadi bagian tim itu sejak masih kecil; saya mulai di tim U-15 dan bekerja keras untuk di setiap level usia hingga mencapai skuad senior,” tuturnya.
Dengan ambisi besar, Zidane bertekad memberikan yang terbaik untuk Les Bleus. “Saya ingin memberikan segalanya agar tim ini terus menang – itu satu-satunya yang bikin saya semangat,” pungkasnya.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.