— Empat bandara masih terpaksa ditutup akibat terdampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanik diketahui dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin pesawat, bahkan hingga menyebabkan mesin mati mendadak.

Menurut data dari Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (US. Geological Survey/USGS), partikel abu vulkanik yang tajam dapat mengikis bilah kipas kompresor mesin pesawat saat terhisap masuk. Selain itu, material kaca dalam abu vulkanik memiliki titik leleh yang lebih rendah dari suhu pembakaran mesin jet modern.

Akibatnya, partikel abu yang terhisap akan meleleh dan menumpuk sebagai endapan memadat di bagian mesin yang lebih dingin. Endapan kaca gelap ini dapat terbentuk pada tepi depan bilah pengarah nosel turbin tekanan tinggi. Abu yang tidak meleleh juga dapat menumpuk di bagian rotor turbin tekanan tinggi.

Penumpukan abu tersebut secara signifikan menurunkan kinerja mesin. Kondisi ini bahkan dapat memicu kemacetan kompresor saat terbang (in-flight compressor stall) dan hilangnya daya dorong mesin (loss of thrust power). Dari berbagai insiden yang tercatat, sembilan kejadian menunjukkan mesin pesawat mengalami kegagalan fungsi atau mati akibat abu vulkanik. Salah satu contohnya adalah insiden pada tahun 1989 di Alaska ketika sebuah pesawat mengalami mati mesin pada keempat turbinnya akibat letusan Gunung Redoubt.

4 Bandara Ditutup Sementara

Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengumumkan perpanjangan penutupan operasional penerbangan di empat bandara hingga Senin, 7 September 2026, pukul 18.00 WIB. Keputusan ini diambil sehubungan dengan peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, beberapa bandara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengalami penghentian operasional penerbangan sampai dengan 7 September 2026 pukul 18.00 WIB,” tulis PT Angkasa Pura Indonesia dalam akun Instagramnya.

Penumpang diimbau untuk terus memantau status penerbangan secara berkala melalui maskapai terkait atau menghubungi Contact Center InJourney Airport untuk informasi lebih lanjut.

Berikut adalah empat bandara yang penerbangannya ditutup sementara:

  • Bandara Soekarno-Hatta (CGK), sampai dengan 7 September, 18.00 WIB
  • Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), sampai dengan 7 September, 18.00 WIB
  • Bandara Radin Inten II (TKG), sampai dengan 7 September, 18.00 WIB
  • Bandara Husein Sastranegara (BDO), sampai dengan 7 September, 18.00 WIB

Sebagai informasi, Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Minggu malam, 6 September, tercatat pukul 20.23 WIB.