ROMA – AC Milan berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Lazio dalam lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, Sabtu (12/9/2026) malam WIB. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, Rossoneri menunjukkan performa berbeda di paruh kedua untuk menyelamatkan satu poin.

Lazio tampil dominan di babak pertama dan berhasil unggul 2-0 melalui gol Matteo Cancellieri dan Tijjani Noslin. Permainan Milan terlihat kurang greget dan tidak seperti biasanya.

Menyadari performa anak asuhnya yang jauh dari harapan, pelatih Milan Ruben Amorim melakukan perubahan signifikan dengan memasukkan tiga pemain sekaligus saat jeda turun minum. Perubahan ini terbukti jitu.

Serangan-serangan Milan menjadi lebih hidup di babak kedua. Diego Moreira, salah satu pemain pengganti, menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol dalam rentang waktu dua menit, yang membuat kedudukan menjadi imbang 2-2.

Amorim mengakui bahwa penampilan timnya di babak pertama sangat mengecewakan. Ia menyebutkan timnya kehilangan energi dan banyak melakukan kesalahan operan sederhana.

“Energi di babak pertama jujur saja tidak ada, kami kehilangan bola tanpa tekanan, operan-operan sederhana,” ujar Amorim kepada DAZN Italia. “Mereka melewati bek-bek kami dengan terlalu mudah, tapi babak kedua sebaliknya. Kami punya energi, kami mengendalikan permainan, itu tadi tim yang sepenuhnya berbeda dan permainan yang berbeda.”

Meski berhasil mengamankan satu poin, Amorim menekankan bahwa timnya harus berbenah. Ia merasa Milan tidak bisa hanya bermain baik dalam satu babak.

“Kami berhasil mengamankan satu poin, tapi kalau Anda melihat ke permainan, kami harus lebih baik. Anda tidak bisa cuma bermain satu babak,” katanya.

Hasil imbang ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Milan di Serie A, setelah sebelumnya bermain 1-1 melawan Juventus. Dengan tambahan satu poin, Milan kini menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia dengan delapan poin dari empat pertandingan yang telah dilakoni.