— San Francisco – AMD menggebrak panggung Advancing AI di San Francisco dengan serangkaian pengumuman ambisius yang menargetkan dominasi di pasar infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Peluncuran produk unggulan, rak Helios, menandai langkah strategis AMD untuk menantang supremasi Nvidia.

Helios merupakan solusi rak infrastruktur AI utuh pertama dari AMD, yang mengintegrasikan CPU Epyc generasi ke-6, GPU data center Instinct MI455X, serta chip jaringan Pensando. Solusi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI skala besar di cloud dan pusat data.

Kehadiran Helios merupakan jawaban AMD atas standar yang ditetapkan Nvidia, yang sebelumnya mengharuskan ketersediaan solusi berskala rak untuk menjadi pemain utama di arena infrastruktur AI. Dengan jadwal pengiriman yang dimulai akhir kuartal ini, AMD kini memposisikan diri sebagai penantang serius dan menawarkan alternatif perangkat keras yang kredibel bagi organisasi yang mencari teknologi AI.

CEO AMD, Lisa Su, menyatakan bahwa Helios dirancang secara kolaboratif dengan pelanggan awal, menekankan pentingnya mendengarkan kebutuhan pasar sebelum finalisasi produk. Kepercayaan diri AMD juga terlihat dari kehadiran mitra strategis seperti Anthropic, OpenAI, Meta, dan AT&T di acara peluncuran.

Lebih lanjut, AMD melontarkan klaim agresif mengenai keunggulan performa. Perusahaan mengklaim bahwa CPU Epyc terbaru mereka menawarkan peningkatan performa per-core hingga 20 persen lebih tinggi dibandingkan dengan CPU Vera terbaru dari Nvidia. Klaim ini, meski perlu diverifikasi melalui uji coba dunia nyata, menunjukkan ambisi AMD untuk tidak hanya bersaing tetapi juga mengungguli kompetitornya.