Jurnal Indonesia — Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengakui bahwa Christian Pulisic merasa kesal karena belum mendapatkan kesempatan bermain di musim ini. Namun, Amorim memberi sinyal positif terkait kemungkinan debut Pulisic pada akhir pekan ini saat AC Milan menghadapi Lazio.
Pulisic sejauh ini hanya menghuni bangku cadangan dalam tiga pertandingan awal AC Milan di Serie A. Meskipun tanpa Pulisic, AC Milan berhasil meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Cedera memar tulang dan retak kecil pada tulang kaki bagian bawah yang dialami Pulisic saat membela Amerika Serikat di kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi alasan utama Amorim berhati-hati dalam menurunkannya. Ia menegaskan bahwa Pulisic akan diintegrasikan secara bertahap ke dalam tim utama.
Pertandingan melawan Lazio di Stadion Olimpico pada Sabtu (12/9/2026) pukul 23.00 WIB berpotensi menjadi penampilan perdana Pulisic di musim ini. “Saya rasa kalian akan melihat Pulisic; saya tidak tahu apakah dia akan menjadi starter atau masuk ke lapangan (dari bench). Menurut saya, dia setidaknya akan bermain selama beberapa menit kali ini, dan saya menyukai Pulisic,” ujar Amorim pada Jumat (11/9), dikutip dari ESPN.
Amorim menambahkan, “Saat ini Pulisic merasa kesal karena dia belum mendapatkan menit bermain sama sekali, dan saya menyukai sikap itu. Saya suka sifat seperti itu pada pemain-pemain saya. Namun, dia sudah siap bermain. Jangan lupa bahwa dia sempat mengalami cedera, lalu mendapat benturan saat latihan pertama, sehingga dia sempat berhenti sejenak sebelum kembali berlatih.”
Pelatih asal Portugal itu juga menekankan prinsipnya dalam menentukan susunan pemain. “Tidak masalah apakah Anda pemain papan atas; saya tidak akan menarik keluar pemain lain yang sedang tampil bagus hanya untuk memasukkan pemain mana pun di dunia ini. Itulah prinsip hidup saya, dan dengan cara itulah saya akan mengakhiri karier saya kelak,” tegasnya.
AC Milan akan menghadapi jadwal padat setelah jeda internasional yang berlangsung selama tiga pekan pada September dan Oktober. Amorim mengisyaratkan bahwa rotasi pemain akan menjadi kunci untuk menghadapi padatnya jadwal tersebut.
“Pulisic sangat penting bagi kami. Setelah (jeda internasional), kami akan menjalani periode delapan minggu dengan jadwal tiga laga per minggu. Saya rasa para pemain akan kelelahan karena padatnya jadwal, jadi akan ada kesempatan bermain bagi semua orang,” ujar Amorim.
“Pulisic sangat penting bagi kami dan akan banyak bermain, tetapi Anda perlu memahami konteks dan latar belakangnya untuk mengerti mengapa saya mengambil keputusan seperti itu. Saya rasa kalian akan melihat aksinya akhir pekan ini; kalian tidak akan terlalu lama menantikannya,” lanjutnya.
Lazio akan menjadi ujian berat berikutnya bagi AC Milan. Tim asuhan Gennaro Gattuso tersebut merupakan salah satu dari tiga tim yang masih mempertahankan rekor sempurna di Serie A musim ini.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.