Jurnal Indonesia — Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menegaskan bahwa timnya tidak boleh meremehkan Fulham dalam lanjutan Liga Inggris musim 2026/2027. Meskipun Fulham belum mengumpulkan poin sama sekali di tiga pertandingan awal, Iraola menilai catatan tersebut bukanlah patokan performa sesungguhnya.
Liverpool dijadwalkan akan menjamu Fulham di Stadion Anfield pada Sabtu (11/9/2026) dalam upaya meraih kemenangan perdana di liga musim ini. Hingga pekan ketiga, The Reds baru mengumpulkan tiga poin hasil dari tiga kali imbang, menempatkan mereka di peringkat keenam klasemen sementara.
Modal positif dimiliki Liverpool setelah meraih kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid di Liga Champions tengah pekan lalu. Namun, Iraola mengingatkan agar kemenangan tersebut tidak membuat timnya jemawa.
Kondisi Fulham yang berada di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-19 dengan nol poin, sebenarnya membuka peluang besar bagi Liverpool untuk meraih tiga angka. Tim berjuluk The Cottagers itu tercatat mengalami tiga kekalahan beruntun di awal musim.
Akan tetapi, Iraola secara khusus menyoroti bahwa hasil akhir tidak selalu mencerminkan jalannya pertandingan. Ia menilai Fulham sebenarnya telah menunjukkan permainan yang baik dalam tiga laga tersebut, meskipun belum berbuah poin.
Dominasi penguasaan bola menjadi salah satu indikator yang diperhatikan Iraola. Ia menyebut Fulham kerap unggul dalam statistik ball possession, bahkan mencapai sekitar 60 persen, yang menunjukkan kenyamanan mereka saat mengendalikan permainan.
“Masalahnya adalah kita baru saja memainkan tiga pertandingan Liga Premier, jadi menurut saya, terlalu dini untuk menarik kesimpulan besar mengenai tim mana pun. Fulham adalah contoh yang tepat. Sejujurnya, menurut saya mereka bermain bagus dalam tiga pertandingan tersebut; mereka kalah dengan selisih satu gol di ketiga laga itu,” ujar Iraola, dikutip dari situs resmi Liverpool.
Lebih lanjut, Iraola menambahkan, “Jika melihat cara mereka bermain-tanpa melihat perolehan poin mereka-Anda mungkin akan mengira mereka setidaknya sudah mengumpulkan empat atau lima poin, karena mereka mampu mengendalikan permainan dan mencatatkan penguasaan bola sekitar 60 persen lebih. Mereka juga sangat nyaman saat menguasai bola.”
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.