Jurnal Indonesia — AS Roma melanjutkan start sempurnanya di Liga Italia musim ini. I Lupi meraih kemenangan 2-0 saat bertandang ke markas Torino, Senin (14/9/2026) malam WIB, dalam lanjutan Liga Italia. Donyell Malen menjadi pembuka keunggulan sebelum Nicolo Pisilli mengunci kemenangan di akhir laga.
Tim ibukota itu datang dengan modal kemenangan di tiga laga sebelumnya. Pasukan Gian Piero Gasperini memulai pertandingan dengan mengambil inisiatif serangan. Peluang bagus didapatkan pada menit ke-11, saat umpan silang Mario Hermoso disambut sundulan Donyell Malen yang hanya melebar tipis ke kanan gawang.
Tak lama berselang, Malen kembali mencoba peruntungannya menyambar bola liar hasil tusukan Matias Soule yang terlepas dari kawalan bek Torino. Namun, sepakannya masih terhalang pemain bertahan tuan rumah. Roma sempat mencetak gol pada menit ke-23 melalui Malen, namun gol tersebut dianulir karena penyerang asal Belanda itu terdeteksi berada dalam posisi offside lebih dulu.
Paulo Dybala mendapatkan kesempatan pada menit ke-35. Sayangnya, sundulannya dari posisi bebas masih melebar. Lima menit berselang, Roma akhirnya berhasil unggul. Gianluca Mancini memenangi duel di tengah lapangan, bola lalu diambil Paulo Dybala dan diteruskan kepada Malen. Sepakan Malen sempat diblok, namun ia sigap mencocor bola muntah ke gawang Torino.
Memasuki babak kedua, Torino mendapatkan peluang besar pada menit ke-58. Giovanni Simeone berhasil lolos dan tinggal berhadapan dengan kiper, namun sepakannya masih bisa dihalau oleh Mile Svilar. Roma balas mengancam melalui Nahuel Molina. Tembakannya mengarah ke pojok kiri gawang namun masih bisa ditepis oleh kiper Lucas Perri.
Sundulan Santiago Castro menyambut umpan sepak pojok juga belum menemui sasaran, bola meluncur ke kiri gawang. Kemenangan Roma akhirnya terkunci pada menit ke-93. Nicolo Pisilli memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan mengarahkan tembakan ke sudut kiri gawang, tak mampu dijangkau Perri.
Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan usai. Kemenangan ini membawa AS Roma merebut posisi teratas klasemen Liga Italia dengan 12 poin dari empat laga, sementara Torino tertahan di posisi 14.
Susunan pemain:
Torino: Perri; Comuzzo, Coco, Comert; Belghali (Cacciamani 46′), Gineitis (Braganca 46′), Mandragora (Zapata 83′), Fitz-Jim (Ilkhan 59′), Fortini (Rodriguez 73′); Vlasic; Simeone.
Roma: Svilar; Mancini, Balerdi, Hermoso; Lulli (Rensch 88′), Pisilli, Cristante (Kone 64′), Molina; Dybala (De Roon 64′), Soule (Mora 57′); Malen (Castro 57′).
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.