— New York dilanda kabut asap pekat akibat kebakaran hutan di Kanada menjelang penyelenggaraan final Piala Dunia 2026. Kondisi kualitas udara di wilayah tersebut dilaporkan memburuk hingga masuk kategori tidak sehat bagi semua orang.

Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di New Jersey Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026. Dua hari sebelum pertandingan akbar tersebut, asap tebal dari kebakaran hutan Kanada menyelimuti New York, memaksa sebagian warga mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Layanan Cuaca Nasional New York melalui media sosialnya pada Jumat (17/7) menginformasikan bahwa asap masih membayangi sebagian wilayah selatan kota. “Asap masih menyelimuti hari ini, terutama di wilayah selatan, tetapi intensitasnya diperkirakan lebih rendah daripada kemarin di wilayah kami. Asap mungkin akan kembali mengental pada malam hari hingga Sabtu pagi,” demikian pernyataan mereka.

Sebelumnya, Kantor Manajemen Darurat New York telah mengeluarkan peringatan pada Jumat bahwa kualitas udara berada pada level “tidak sehat bagi semua orang.” Tingkat kualitas udara pada Kamis bahkan sempat digambarkan sebagai “sangat tidak sehat.”

Meskipun demikian, persiapan untuk pertandingan final dikabarkan tidak mengalami gangguan. Sebuah sumber anonim yang dikutip oleh ESPN menyatakan bahwa laga antara Spanyol dan Argentina tetap dapat dilaksanakan di MetLife Stadium, New Jersey, sesuai jadwal.

Perhelatan Piala Dunia 2026 sendiri telah beberapa kali diwarnai oleh gangguan cuaca buruk yang menyebabkan penundaan pertandingan hingga beberapa jam demi memastikan kondisi lapangan yang layak.