— Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang kembali mengaktifkan layanan penerbangan setelah sempat dihentikan sementara akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan rencana lalu lintas harian (Daily Traffic Plan Summary CGK), bandara ini menargetkan untuk melayani 896 penerbangan dengan total sekitar 113.001 penumpang pada hari Selasa, 8 September 2026.

Branch Communication Division Head Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura Indonesia, Aziz Fahmi Harahap, menjelaskan bahwa data tersebut merupakan proyeksi trafik yang telah diperbarui pada Senin, 7 September 2026, pukul 20.00 WIB. “Perencanaan untuk tanggal 8 September 2026 adalah 113.001 penumpang dan 896 penerbangan,” ujar Aziz.

Terminal 1 diproyeksikan akan melayani sekitar 20.005 penumpang, yang setara dengan 17,70% dari total trafik penumpang. Sementara itu, jumlah penerbangan di terminal ini direncanakan mencapai 200 penerbangan, atau 22,32% dari total penerbangan.

Selanjutnya, Terminal 2 diperkirakan akan melayani 37.628 penumpang, mencakup 33,30% dari keseluruhan penumpang. Terminal ini juga direncanakan akan melayani 298 penerbangan, atau sekitar 33,26% dari total penerbangan di Soekarno-Hatta.

Terminal 3 Diprediksi Layani Jumlah Penumpang Terbesar

Terminal 3 diprediksi akan menjadi terminal yang menangani jumlah penumpang terbanyak. Sebanyak 55.368 penumpang, atau 49% dari total trafik, diproyeksikan akan menggunakan fasilitas di Terminal 3. Terminal ini juga direncanakan melayani 398 penerbangan, yang merupakan 44,42% dari keseluruhan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

Secara rinci, Terminal 1 menargetkan 20.005 penumpang dan 200 penerbangan. Terminal 2 menargetkan 37.628 penumpang dan 298 penerbangan. Sementara Terminal 3 menargetkan 55.368 penumpang dan 398 penerbangan.

Sebelumnya, operasional Bandara Soekarno-Hatta sempat ditutup sementara menyusul dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap aktivitas penerbangan. Setelah melalui berbagai prosedur keselamatan, termasuk pembersihan abu vulkanik di area apron, taxiway, dan runway, serta pengujian kondisi runway, Bandara Soekarno-Hatta mulai dibuka kembali secara bertahap mulai Selasa, 8 September 2026, pukul 00.30 WIB.

Meskipun operasional telah kembali berjalan, pemulihan penerbangan dilakukan secara bertahap. Penumpang diimbau untuk terus memastikan kembali status dan jadwal penerbangan mereka melalui kanal resmi maskapai masing-masing, karena penyesuaian jadwal masih sangat mungkin terjadi selama masa pemulihan ini.