— Bek Prancis, Lucas Digne, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam setelah timnya gagal mencapai final Piala Dunia 2026 akibat kekalahan dari Spanyol. Digne menjadi sorotan setelah insiden yang berujung pada hadiah penalti untuk tim Matador.

Dalam pertandingan semifinal yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Spanyol, gol-gol dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui tendangan penalti dan Pedro Porro. Penalti tersebut diberikan setelah sepakan kaki Digne mengenai tangan pemain muda Spanyol, Lamine Yamal, yang dilihat oleh wasit sebagai pelanggaran.

Pemain berusia 32 tahun yang baru saja bergabung dengan Paris Saint-Germain ini menyampaikan penyesalannya melalui media sosial pribadinya. “Ini adalah akhir dari sebuah mimpi. Mimpi seorang anak kecil dan tentu saja mimpi ribuan orang di belakang kami. Hal tersulit sekarang adalah menemukan kata-kata untuk mengungkapkan kekecewaan yang sangat besar ini,” tulis Digne.

Ia melanjutkan, “Pertama-tama, saya kecewa pada diri saya sendiri. Saya juga meminta maaf kepada tim. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang melakukan perjalanan untuk mendukung kami, semua orang yang menyemangati kami dari Prancis dari seluruh dunia. Dukungan Anda telah membawa kami sepanjang perjalanan ini.”

Meskipun harus menelan pil pahit kekalahan, Digne tetap menyatakan kebanggaannya mewakili negaranya. “Saya bangga mewakili negara saya. Namun ini bukanlah akhir, kami masih harus berjuang untuk mendapatkan tempat di podium,” tutupnya, mengalihkan fokus pada perebutan posisi ketiga.