— Jakarta – Pekan lalu Apple menggugat OpenAI atas tuduhan pencurian rahasia dagang perusahaan. Gugatan itu lalu menjadi bahan ejekan bagi Elon Musk terhadap co-founder dan CEO OpenAI, Sam Altman.

Menanggapi unggahan di X mengenai gugatan Apple terhadap OpenAI, Musk menulis, “Scam Altman beraksi lagi…” Julukan “Scam Altman” atau “Altman si Penipu” kerap dipakai Musk untuk menyebut CEO OpenAI sepanjang setahun terakhir.

Beberapa menit setelah unggahan pertama, Musk menegaskan kembali sindirannya. “Dia membawa penipuan ke level yang benar-benar baru,” tulis Musk dalam postingannya.

Tak lama setelah itu, Musk mengunggah foto Altman dengan teks “Saya melakukan ini karena saya menyukainya.” “‘Ini’ yang dia maksud adalah penipuan,” tulis Musk, diikuti dengan dua emoji tertawa.

Musk kemudian membalas postingannya sendiri dengan kalimat, “Dia sepertinya benar-benar suka menipu daripada manusia mana pun yang masih hidup!”

Deretan unggahan Musk kemudian menarik perhatian Altman. Pria berusia 41 tahun itu menanggapi sindiran melalui akun X pribadinya, unggahan yang kemudian ditonton belasan juta kali.

“Bro, kamulah yang menjual investasi jangka pendek untuk pusat data luar angkasa kepada investor pasar publik,” tulis Altman, merujuk pada proyek pusat data AI luar angkasa SpaceX.

Musk membalas sindiran Altman dengan mengatakan, “Kami akan mulai menerbangkannya tahun depan. Mungkin kamu bisa datang melihatnya jika petugas pengawas pembebasan bersyarat mengizinkannya.”

Ini bukan kali pertama Musk dan Altman saling bertukar ejekan di media sosial. Keduanya bersama-sama mendirikan OpenAI pada 2015, namun hubungan memburuk setelah Musk keluar dari direksi OpenAI pada 2018.

Pada 2024, Musk menggugat OpenAI dan Altman dengan tuduhan melanggar prinsip nirlaba organisasi karena memprioritaskan keuntungan ketimbang keamanan AI. Dalam persidangan tahun ini, juri berpihak kepada Altman, dan Musk menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut.

Simak Video “Video Presiden Meksiko Geram Dikaitkan dengan Kartel Narkoba oleh Elon Musk”