JAKARTA – Enzo Maresca telah memahami betul ekspektasi besar yang melekat pada dirinya sebagai pelatih baru Manchester City. Ia sadar bahwa tugas utamanya adalah mengantarkan klub berjuluk The Citizens itu meraih gelar juara.

Maresca didatangkan Manchester City untuk mengisi kursi kepelatihan yang ditinggalkan oleh Pep Guardiola pada akhir musim panas ini. Ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.

Mengambil alih posisi dari Guardiola, yang telah mempersembahkan total 20 trofi selama satu dekade melatih City, jelas merupakan sebuah tantangan monumental. Terlebih lagi, tim asuhan Pep Guardiola gagal mempertahankan gelar Premier League dalam dua musim terakhir.

Menyadari tuntutan yang sangat tinggi, Maresca menyatakan, “Saya di sini mengerti ini adalah klub yang harus juara.” Ia menambahkan, “Di klub-klub sebelumnya di Leicester dan Chelsea, kami mempersembahkan gelar dan saya gabung tahu kalau kami harus juara, tapi saya tidak berpikir soal Mei atau Juni.”

Pelatih asal Italia itu lebih memilih untuk fokus pada proses pengembangan tim sehari-hari. “Saya berpikir soal masa kini, besok, 20 pemain muda dan bagaimana kami bisa berkembang, kemudian kita lihat saja dari hari ke hari,” jelas Maresca.

Sebelum bergabung dengan Manchester City, Enzo Maresca memiliki rekam jejak yang cukup mentereng. Ia berhasil membawa Chelsea menjuarai Conference League 2024/25 dan Piala Dunia Antarklub 2025. Selain itu, pada musim 2023/24, ia sukses mengantarkan Leicester City promosi kembali ke Premier League.