Jurnal Indonesia — Como mencatatkan debut impian di Liga Champions setelah meraih kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Kemenangan bersejarah ini disambut penuh euforia oleh para pemain dan suporter klub.
Hasil tersebut juga melanjutkan tren positif Como di kompetisi domestik, di mana mereka belum terkalahkan dalam tiga pertandingan Serie A dengan raihan 7 poin. Namun, pelatih Cesc Fabregas mengingatkan timnya untuk tidak cepat berpuas diri.
Fabregas menyadari tantangan besar menanti Como, terutama dalam menjaga konsistensi performa di tengah padatnya jadwal. Sebagai tim debutan di kancah Eropa, potensi kesulitan menjaga penampilan di kompetisi domestik sangat mungkin terjadi.
“Saya senang, tapi cuma lima menit, karena kami harus mempersiapkan diri menghadapi Parma hari Senin dan kami butuh performa yang sama seperti malam ini,” ujar Fabregas kepada Sky Sport Italia.
Pelatih asal Spanyol itu menantang anak asuhnya untuk segera beradaptasi dengan rutinitas baru musim ini. Ia menekankan bahwa Serie A tetap menjadi target utama klub untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
“Tentu saja, saya mengerti ini adalah malam bersejarah untuk kota dan klub, hadiah yang pantas kami dapatkan atas kerja keras musim lalu, tapi Serie A tetap target utama kami. Itulah yang bisa bikin kami lolos lagi ke Liga Champions musim depan,” sambungnya.
Fabregas menambahkan bahwa timnya harus tetap membumi dan tampil konsisten setiap tiga hari. Ia memprediksi musim ini akan menjadi musim yang sulit dan penting untuk menjaga kekuatan mental para pemain.
Ikuti Jurnal Indonesia

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.