Jurnal Indonesia — FIFA dilaporkan telah mengambil langkah untuk memangkas durasi acara halftime show pada gelaran Piala Dunia 2026 menyusul gelombang protes mengenai waktu jeda pertandingan yang dianggap terlalu lama. Kabar terbaru menyebutkan bahwa konser di pergantian babak tersebut kini hanya akan berlangsung selama 17 menit.
Halftime show merupakan konsep baru yang diperkenalkan oleh FIFA untuk Piala Dunia 2026, terinspirasi dari kemeriahan Super Bowl di Amerika Serikat. Konsep ini akan menghadirkan pertunjukan musik di tengah pertandingan.
Sejumlah artis ternama internasional direncanakan untuk memeriahkan acara ini, di antaranya Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan grup idola K-Pop BTS. Vokalis band Coldplay, Chris Martin, juga turut dilibatkan dalam acara ini sebagai kurator.
Selain itu, beberapa nama besar lainnya juga dijadwalkan tampil dalam seremoni penutupan jelang laga puncak. Daftar tersebut mencakup Laura Pausini, Nicole Scherzinger, Robbie Williams, dan IshowSpeed. Aktor Hollywood, Tom Cruise, juga disebut-sebut akan hadir, sementara penyanyi Amerika Serikat, Jennifer Hudson, akan membawakan lagu kebangsaan AS sebelum pertandingan final dimulai.
Namun, durasi awal halftime show yang mencapai 30 menit menuai kontroversi. Hal ini dikarenakan aturan IFAB (International Football Association Board) menetapkan bahwa jeda pertandingan maksimal hanya 15 menit. Peraturan ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisik para pemain agar tidak menurun akibat istirahat yang terlalu panjang.
Akibatnya, protes keras dilayangkan kepada FIFA agar merevisi durasi halftime show. Mengutip laporan dari Marca, FIFA tampaknya telah mendengarkan masukan tersebut dan memutuskan untuk memangkas durasinya. Pertunjukan utama nantinya diperkirakan berjalan maksimal 11 menit, dengan sisa enam menit dialokasikan untuk proses persiapan dan pembongkaran panggung.
Ikuti Jurnal Indonesia
