Jurnal Indonesia — Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menyatakan keyakinannya bahwa Argentina tidak akan menggunakan permainan kasar saat kedua tim bertemu di final Piala Dunia 2026. Pertandingan puncak turnamen akbar ini akan digelar di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026), dengan jadwal kick-off pukul 02.00 WIB.
De la Fuente, yang berusia 65 tahun, menyampaikan pandangannya terkait potensi gaya bermain Argentina. Ia secara tegas menolak anggapan bahwa tim Tango akan bermain kotor. “Jika Argentina bermain kotor? Tidak, tolonglah. Saya tidak akan pernah mengatakan hal seperti itu. Saya menaruh rasa kagum dan pengakuan (atas kehebatan mereka). Lagipula, salah satu teman saya sedang melatih tim nasional tersebut,” ujar De la Fuente seperti dilaporkan oleh Sportskeeda.
Duel antara Spanyol dan Argentina diprediksi akan berlangsung sengit. Spanyol datang ke final dengan pertahanan yang solid, hanya kebobolan satu gol dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni. Sementara itu, Argentina menunjukkan kapasitasnya sebagai tim paling produktif di turnamen ini dengan total 19 gol. Lionel Messi menjadi sorotan utama di kubu Argentina berkat delapan gol yang telah ia cetak.
Meskipun demikian, analisis dari Supercomputer Opta memprediksi Spanyol sedikit lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Peluang kemenangan Spanyol diperkirakan mencapai 45 persen, berbanding 29 persen untuk Argentina.
Ikuti Jurnal Indonesia
